Jakarta, TopBusiness—Pada tahun 2030, Indonesia punya target terkait SDG’s dan kota-pemukiman berkelanjutan. Dalam hal itu, angka pencapaian 68,06% bisa dicapai.
“Syarat angka 68,06% itu adalah adanya intervensi dari negara,” kata Kepala Sekretariat SDG’s Bappenas, Vivi Yulaswati, dalam satu seminar virtual yang digelar oleh SMF (19/8/2021).
Vivi mengatakan bahwa tanpa intervensi negara tersebut, level pencapaian itu bisa lebih rendah. “Kalau yang berjalan adalah skenario business as usual, angka itu menjadi 52,18%,” kata dia.
Vivi menjelaskan bahwa Indonesia punya Road Map SDG’s Indonesia 2030. Di situ, ada sebanyak 57 indikator SDG’s. Dan indikator nomor 11 memuat tentang tentang hunian.
Di indikator nomor 11 itu, dipaparkan tentang hal ini: menjamin akses bagi semua untuk perumahan yang layak, aman, menjangkau layanan dasar, serta menata kawasan kumuh.
Saat ini, dampak Covid-19 dan fokus ke pemulihan ekonomi, akan berpengaruh terhadap pencapaian keseluruhan indikator dalam road map tersebut. “Untuk tahun 2022,” ucap Vivi, “kebijakan diarahkan kepada pemulihan ekonomi dan reformasi struktural untuk menaikkan daya saing.”
