TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

RNI Teken Perjanjian Kerja Sama Pengembangan Cadangan Komoditas Hortikultura dengan Kementerian Pertanian

Albarsyah
27 August 2021 | 09:31
rubrik: BUMN
RNI Teken Perjanjian Kerja Sama Pengembangan Cadangan Komoditas Hortikultura dengan Kementerian Pertanian

Jakarta, TopBusiness –  Sebagai upaya meningkatkan peran BUMN Klaster Pangan dalam peningkatan  sektor Pertanian, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Persero, terus bersinergi dengan  Kementerian Pertanian melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS)  Pengembangan cadangan Komoditas Hortikultura. 

Direktur Utama PT RNI (Persero), Arief Prasetyo Adi, mengatakan bahwa RNI dan BUMN  Klaster Pangan akan meningkatkan kerja sama dengan berperan pada hilir pendistribusian hasil hortikultura. “Sesuai dengan arahan Menteri Syahrul Yasin Limpo, kami siap berkontribusi pada hilir sektor  hortikultura untuk penguatan sektor Pertanian.” Jelas Arief pada kegiatan Penandatanganan Kerja Sama PT RNI dengan Kementerian Pertanian, Kamis (26/8/2021).

Lebih lanjut, Arief menjelaskan bahwa kerja sama ini untuk menghubungkan antara hulu dan hilir dimana RNI bersama BUMN Klaster Pangan diharapkan dapat membantu hilirisasi atau pendistribusian di sektor pangan. “Kerja Sama antara RNI dengan Kementerian Pertanian ini meliputi penggunaan data sebaran  ketersediaan hortikultura hingga harga komoditas hortikultura sebagai acuan distribusi dalam  mendukung penyelenggaraan cadangan komoditas hortikuktura,” terangnya dalam keterangan resmi kepada TopBusiness.id.

Secara terpisah Menteri BUMN, Erick Thohir, meminta RNI bersama BUMN Klaster Pangan  untuk dapat memperbaiki ekosistem pangan yang ada saat ini juga dengan skema saling  menguntungkan, juga meminta BUMN Pangan menjadi lokomotif penyeimbang dan  perubahan dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Penandatanganan kerja sama yang disaksikan secara langsung oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), yang juga meliputi dukungan RNI dan BUMN Klaster Pangan dalam  penyelenggaraan cadangan komoditas hortikultura.

Melalui sambutannya, Mentan SYL mengapresiasi kerja sama yang dilakukan dan ia berharap  semua pihak yang terlibat menjadi semakin tangguh dan kreatif dalam membangun pertanian  di tengah situasi pandemi.  “Saya yakin apa yang kita lakukan hari ini ini adalah konttibusi kita semua bagi bangsa. Untuk  menghadirkan kehidupan negara yang lebih baik, dan kehidupan rakyat yang semakin  sejahtera dengan menyediakan nutrisi dari sumber pangan hortikultura yang sehat,” ungkap  Mentan.

BACA JUGA:   Rata-rata Lebih dari 210.000 Kendaraan Per Hari di Tol Hutama Karya di Oktober

Mentan mengakui bahwa Pandemi Covid-19 telah merubah tatanan sosial kehidupan. Ia kemudian mengingatkan agar pertanian Indonesia harus tetap berjalan dengan manajemen modern. “Pertanian tidak bisa dilakukan seperti cara-cara yang lama. Pertanian harus dihandle lebih kuat,” tegas Syahrul.

Oleh karena itu, membangun pertanian yang dibutuhkan menurutnya adalah komitmen dan integritas. Petani, pemerintah daerah dan pelaku usaha harus bertanggung-jawab sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.

Sinergi  

BUMN Klaster Pangan mengedepankan Business to Business (B2B) bersamaan dengan mendorong inklusivitas untuk Petani, Peternak maupun Nelayan. Di hari yang sama, BUMN  Klaster Pangan turut menyukseskan program Corporate Farming – Agro Solution sinergi  PT BNI (Persero) Tbk, PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Pupuk Kujang untuk meningkatkan  produktivitas hasil pertanian dan kesejahteraan petani. 

“Sinergi ini merupakan upaya peningkatan produktivitas hasil pertanian melalui pembiayaan  untuk para Mitra Petani sebanyak 83 Petani binaan BUMN Klaster Pangan sektor Padi dan  Hortikultura PT Sang Hyang Seri (SHS) melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR)

PT BNI dengan total nominal Rp 3,1 miliar dan luasan garapan lahan sawah produktif seluas 200  Hektar,” kata Arief pada kegiatan seremonial penyaluran KUR untuk Petani. 

Adapun sinergi dan peran BUMN Klaster Pangan seperti PT SHS akan melakukan  pendampingan budidaya padi Hibrida dan Non Hibrida kepada para Mitra petani binaan SHS,  sedangkan jaminan suplai pupuk sinergi dengan PT Pupuk Kujang. 

Kegiatan seremonial penyaluran KUR untuk Mitra Petani turut hadir Direktur Pembiayaan Pertanian, Direktorat Jenderal Prasarana Pertanian, Kementerian Pertanian, Ir. Indah  Megahwati. 

Previous Post

Saat Pembukaan sebab Minim Sentimen Positif, IHSG Terkontraksi

Next Post

Kementerian PUPR Terapkan Struktur Bangunan Gedung Baja Tahan Gempa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR