Jakarta, TopBusiness—Rangkaian FestiFund 2021 yang digelar virtual oleh Indo Premier pada akhir pekan kemarin, disemarakkan para pakar dan pelaku reksa dana ternama dan keseluruhan acara disusun secara komprehensif mulai dari perencanaan keuangan, pengenalan investasi yang disarankan bagi pemula hingga strategi investasi yang sesuai dengan preferensi masing-masing investor.
Sebelumnya, rangkaian Road To FestiFund 2021 telah dimeriahkan dengan edukasi reksa dana, kompetisi pembuatan konten reksa dana hingga bagi-bagi burger ke seluruh Indonesia.
Dalam siaran pers yang diterima wartawan Majalah TopBusiness, dijelaskan bahwa FestiFund 2021 merupakan kegiatan edukasi pasar modal tahunan berkonsep online festival yang bertujuan mengenalkan produk reksa dana sebagai alternatif investasi bagi investor baru yang mencari produk investasi mudah, aman, efisien, dan cocok untuk semua profil risiko dan tujuan investasi.
FestiFund 2021 bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi masyarakat melalui produk investasi reksa dana yang dapat dijadikan alternatif investasi maupun diversifikasi portofolio hingga pada akhirnya #SemuaBisaInvestasi.
Salah satu pembicara dalam acara tersebut yakni Prita Ghozie, memberikan tip-tip keuangan yang krusial dilakukan oleh investor milenial agar makin lebih produktif.
Selanjutnya Prita Ghozie mengatakan kendati kondisi bisnis dan ekononi yang sedang kurang bagus karena Covid-19, seperti pendapatan berkurang, kena PHK hingga bisnis yang lesu, siapa pun tentu memiliki impian untuk mencapai yang namanya financial wellbeing.
“Adapun tahapan untuk mencapai hal itu dimulai dari financial ignorance kemudian ke financial anxiety, financial maturity, financial pride dan financial wellbeing,” tegasnya.
Selanjutnya untuk mendapatkan pandangan investasi reksa dana yang tetap menarik di masa pandemi Covid-19 dihadirkan Head of Distribution Sales BNP Paribas Asset Management, Andy Chandra, Head of Investment and Research BNI Asset Management, Yekti Dewanti, dan Fund Manager Sinarmas Asset Management, Alvin Trofler Sutjipto.
Ketiganya memberikan pandangan tentang seluk-beluk dan bocoran pembentukan reksa dana agar produknya makin dilirik dan dipercaya investor.
