TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Aprindo Minta Ritel Modern Masuk Sektor Prioritas Restrukturisasi Utang

Nurdian Akhmad
9 September 2021 | 10:57
rubrik: Business Info
Bisnis Ritel Melambat, Ini Penyebabnya

foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Kalangan pengusaha ritel meminta agar sektor perdagangan eceran atau pasar modern  mendapat fasilitas restrukturisasi utang dari perbankan karena terdampak pandemi covid-19. Sektor perdagangan eceran atau pasar modern tak mendapatkan fasilitas restrukturisasi utang dari perbankan. Hal ini lantaran perdagangan eceran atau pasar modern bukan sektor prioritas

“Sampai hari ini kami terdampak dan harus terus beroperasi tapi belum mendapatkan kesempatan untuk restrukturisasi kredit,” ucap Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey seperti dikutip Kamis (9/9/2021).


Roy mengatakan fasilitas restrukturisasi kredit hanya diberikan kepada pengusaha di sektor prioritas. Untuk itu, Roy meminta kepada pemerintah agar memasukkan perdagangan eceran dan pasar modern di dalam daftar sektor prioritas.

“Kami berharap supaya sektor perdagangan eceran atau pasar modern dapat dijadikan sektor prioritas,” jelas Roy.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan aturan restrukturisasi kredit di bawah kendali Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Aturannya dalam bentuk POJK. “Masalah restrukturisasi baru saja diperpanjang dari Maret 2022 menjadi 2023,” ujar Airlangga.

Ia mengaku mendapatkan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar fasilitas restrukturisasi kredit dapat diimplementasikan dengan baik. Tak hanya untuk korporasi besar, tapi juga ke usaha menengah ke bawah. “Ini diimplementasikan di sektor korporasi, baik itu koperasi menengah ke atas maupun UMKM,” kata Airlangga.

BACA JUGA:   Gandeng Aprindo, Garuda Perkuat Lini Bisnis Kargo dengan Brand “KirimAja”
Tags: aprindoritel modern
Previous Post

Penjualan Suku Cadang Dongkrak Penjualan Eceran

Next Post

Penjualan Properti di Lamudi Tercatat Naik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR