
Jakarta, businessnews.id — Perusahaan properti PT Alam Sutera Realty, Tbk. merencanakan menerbitkan surat utang senilai USD 225 Juta. Itu dilakukan oleh anak perusahaannya yang berkedudukan di Singapura yakni Alam Synergy Pte.Ltd.
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Corporate Secretary Alam Sutera Realty Hendra Kurniawan mengatakan: surat utang senior tersebut punya bunga 9% per tahun. “Akan jatuh tempo di Januari tahun 2019,” dia mengatakan.
Adapun dana dari surat utang itu digunakan untuk beberapa keperluan. Pertama, membeli kembali surat utang lama termasuk bunga dan biaya untuk itu, dengan harga penebusan yang relevan.
”Yang kedua, untuk membiayai kembali pengembangan dan kegiatan konstruksi ataupun keperluan umum Alam Sutera. Perseroan juga dapat menggunakan sebagian dari dana itu untuk menebus surat utang lama di 2015,” dia berkata.
Diterbitkan di pasar saham Singapura, surat utang itu ditujukan kepada investor luar Indonesia. Itu meliputi investor dari Eropa, Amerika Serikat, dan lain-lain.
Sementara itu, pada sekitar jam 14.00 hari ini, saham Alam Sutera yang didagangkan di BEI di harga Rp 520 per lembar. Itu berarti turun 1,96% atau Rp 10 bila dibandingkan harga di penutupan akhir pekan kemarin.(DHI/DHI)