TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Diestimasikan Naik sebab Wall Street.

Agus Haryanto
6 October 2021 | 05:35
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia, Rabu (06/10/2021), diestimasikan bergerak naik, sebab Wall Street.

Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia via laman samuel.co.id, di Jakarta, tertera judul IHSG Berpotensi Rebound Mengikuti Bursa Global.

Pada perdagangan, bursa saham AS ditutup menguat, dengan Dow naik 0,92%, S&P500 1,05% dan Nasdaq terangkat 1,25%. Rebound Wall Street dipimpin oleh saham-saham berbasis teknologi dan energi. Sentimen positif datang dari data ISM Markit Services PMI bulan september yang naik menjadi 61,9 (sebelumnya 61,7) yang pemulihan ekonomi. Namun, para pelaku pasar pada masih akan mencermati krisis energi dan berita terkait proposal pemerintah untuk menaikan batas utang, yang sangat penting untuk menghindari shutdown pada 18 Oktober mendatang. Yield bond 10 tahun AS naik 3,24% menjadi 1,529%. Index VIX, yang mengukur volatilitas bursa saham, turun 9,4% menjadi level 20,8. Rebound juga terjadi di bursa saham Eropa dimana indeks DAX 1,05%, begitu juga FTSE (0,94%), dan CAC (1,52%).

Dari pasar komoditas, harga-harga komoditas utama menguat. Krisis energi global membuat harga batubara naik hingga 12,4%. Di sisi lain, harga minyak juga masih terus bergantung, dimana brent terangkat 1,6% dan WTI 1,7% setelah OPEC+ menyebutkan akan ada defisit suplai hingga 1,1 juta bph tahun ini. Sejumlah barang lain ikut bergerak menguat. CPO naik 3,4%, timah 1,3%, Nikel 0,5%. Namun, harga emas melemah 0,6%, begitu juga tembaga 1,0%.

Perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia semakin melandai. Terjadi penambahan 1.404 kasus baru terjadi pada Selasa (5/10) dengan angka positif 0,8%. Namun, jumlah pasien sembuh masih lebih tinggi yaitu 2.558 kasus. Kasus aktif menurun menjadi 29.823, atau turun 22,8% lebih rendah dari minggu sebelumnya. Recovery rate naik menjadi 95,9%. Vaksinasi terus berjalan, dengan 94,9 juta penduduk telah mendapat vaksinasi tahap 1 sedangkan yang menerima vaksinasi tahap 2 mencapai 53,6 juta penduduk.

BACA JUGA:   Pemain Global Unggas Caplok Aset AYAM, Siapa De Heus?

“Kami memperkirakan bahwa terangkatnya bursa global akan menjadi sentimen positif bagi bursa saham Indonesia. Karenanya, kami memproyeksikan IHSG akan bergerak dengan kecenderungan pada hari ini,” demikian tertulis.

EIDO menguat 0,94%, sementara pagi ini Nikkei terpantau naik 0,82% dan Kospi 0,73%.

Foto: Rendy MR

Previous Post

Minim Sentimen, Indeks Alami Tekanan

Next Post

Technical Rebound Pendorong Kenaikkan Indeks Jakarta.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR