TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

EMI Resmi Bergabung, PLN Kejar Target Dekarbonisasi 117 Juta Ton CO2 sampai dengan 2025

Albarsyah
25 October 2021 | 12:56
rubrik: BUMN
Beban Pokok Turun, PLN Berhasil Raup Laba Bersih Rp6,6 T di Semester I-2021

Gedung PLN. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Usai bergabung dengan PLN, pendapatan EMI ditargetkan mencapai lebih dari Rp 8 triliun  pada 2025 .Pemerintah secara resmi mengalihkan seluruh saham seri B  negara pada PT Energy Management Indonesia (Persero) ke PT PLN (Persero).

Hal ini juga  ditandai dengan bergabungnya EMI sebagai anak perusahaan PLN yang diresmikan secara  hybrid (virtual dan daring) dalam acara Launching PT Energy Management Indonesia (EMI)  ke dalam PLN Group untuk Mendukung Inisiatif Dekarbonisasi Menuju Green Economy yang  berlangsung di Jakarta, Jumat (22/10). 

Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN I Pahala  Nugraha Mansury, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dan Direktur Utama EMI Andreas  Widodo, dan secara virtual oleh Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida  Mulyana dan Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK),  Bambang Hendroyono. Selain itu turut memberikan sambutan juga Executive Secretary  United Nation Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) Patricia Espinosa

Menteri BUMN, Erick Thohir menyambut baik penggabungan EMI sebagai anak perusahaan  PLN. Ia mengatakan, bergabungnya merupakan bagian dari transformasi BUMN, khususnya  transformasi energi terbarukan yang dilakukan oleh PLN. 

“Hari ini kita membuktikan bahwa kita terus melakukan efisiensi di BUMN dengan  bergabungnya EMI ke dalam ekosistem PLN, tetapi jelas sekali EMI juga merubah bisnis  modelnya sebagai bagian dari auditing system untuk energi hijau. Ini yang sangat menarik  karena PLN juga ikut bertransformasi, dan saya rasa ini menjadi ekosistem yang penting,”  ujar Erick kepada Top Business.id.

Kehadiran EMI sebagai anak usaha PLN diharapkan dapat memperkuat transformasi energi  bersih sekaligus mengakselerasi green economy atau ekonomi hijau untuk Indonesia.  Ekonomi hijau adalah suatu gagasan ekonomi yang bertujuan untuk meningkatkan  kesejahteraan dan kesetaraan sosial masyarakat, sekaligus mengurangi risiko kerusakan  lingkungan secara signifikan.

Menurut Erick, sebagai perwujudan dari energi terbarukan, PLN harus mulai menata ulang  proses bisnis yang disesuaikan dengan eco lifestyle yang akan terjadi di masyarakat. Dengan  demikian, masyarakat akan bisa beradaptasi dengan perubahan energi terbarukan yang  sedang dilakukan. 

BACA JUGA:   Dukung Revolusi Industri 4.0, Schneider Electric Gelar Innovation Summit

“Eco lifestyle yang akan terjadi di Indonesia ini akan berdampak luar biasa tidak hanya di  Indonesia tetapi juga dunia. Karena itu, penting sekali kolaborasi dan gotong-royong dalam  membangun road map bersama, antara stakeholder pemerintah, stakeholder masyarakat,  dan tentu para expert yang ada di bidang energi terbarukan,” tandas Erick.

Hal ini sejalan dengan komitmen Indonesia untuk mencapai target Perjanjian Paris untuk  karbon netral atau net zero emission (bebas emisi karbon) pada 2060. 

“Dan karena itu saya berharap sekali tentu dengan ecolifestyle yang terus berkembang, kita  mendorong daripada transformasi PLN ini. Sebagai catatan tentu bagaimana dalam 19 tahun  ke depan kita harus mengakselerasi 21 Giga Watt (GW), 15 tahun berikutnya 29 GW, ini  adalah sesuatu yang masif,” ucap Erick.

“Ini yang saya harapkan bagaimana sinergisitas PLN-EMI menjadi satu kesatuan yang  membantu daripada transformasi ini terlepas dari pada dukungan secara menyeluruh dari  Kementerian dan juga tadi dukungan kepada masyarakat untuk bisa melakukan eco lifestyle,  karena sulit kalau tidak mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Kementerian BUMN juga  sudah mengadakan pertemuan dengan beberapa duta besar yang saya minta mereka dapat  menjadi bagian daripada transformasi di Indonesia, karena kita ketahui paru-paru dunia hanya  di dua tempat, yaitu Indonesia dan Brazil,” jelasnya. 

Pada kesempatan lain, Pahala Nugraha Mansury, Wakil Menteri BUMN I juga menyampaikan  bahwa inisiatif penggabungan EMI ke PLN selaras dengan komitmen Nationally Determined  Contribution yang disampaikan Indonesia dalam acara COP26, dimana Indonesia  menargetkan penurunan emisi karbon sebesar 29% pada tahun 2030, dengan sektor energi  diharapkan menjadi salah satu kontributor terbesar dengan pengurangan emisi karbon  sebesar 314 juta ton.

“Penggabungan EMI ke PLN merupakan wujud komitmen Kementerian BUMN untuk  mendukung upaya dekarbonisasi Nasional, khususnya dari ekosistem BUMN. Diharapkan  melalui program strategis ini EMI dapat berperan aktif dalam mengantisipasi tren perubahan  industri dan regulasi dunia ke arah yang lebih hijau yang tentunya akan berpengaruh kepada  bisnis BUMN” jelasnya.

Pahala juga melanjutkan bahwa kedepannya EMI diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menciptakan sektor bisnis baru bagi PLN, selaras dengan visi PLN untuk mencapai net zero  emission pada tahun 2060 dan menjadi perusahaan energi yang clean dan green

BACA JUGA:   Pertamina Drilling Raih Tiga Penghargaan IADC Asia Tenggara, Tegaskan Komitmen Keselamatan Kerja

Di kesempatan yang sama, Executive Secretary UNFCCC, Patricia Espinosa juga  menyampaikan,bahwa acara ini sangat penting karena merupakan tekad Indonesia untuk  mempromosikan energi terbarukan melalui PT EMI untuk mendukung masa depan yang  sejahtera dan berkelanjutan, yang tidak hanya bermanfaat bagi rakyatnya, tapi juga bagi  dunia. Hal ini juga merupakan sebuah pencerahan, karena secara tidak langsung Indonesia  mengakui bahwa sustainability dan competitiveness dapat saling menguatkan satu sama lain.  “Selamat kepada pemerintah Indonesia atas tekadnya untuk berkontribusi pada masa depan  yang lebih bersih, lebih hijau, lebih berkelanjutan bagi rakyatnya dan pada akhirnya bagi  dunia.”Sebagai wujud komitmen mendukung target pemerintah, PLN menargetkan  dekarbonisasi sebesar 117 juta ton CO2 sampai tahun 2025. Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini  menjelaskan, untuk bisa mempercepat target dekarbonisasi yang dituju pemerintah dan  mendorong ekonomi hijau, PLN akan didukung EMI. Nantinya EMI berkontribusi melakukan  dekarbonisasi sebesar 3,29 juta ton CO2 melalui proyek PLN. Selain itu, EMI juga akan  berperan dalam dekarbonisasi 4,19 juta ton CO2 di luar PLN. 

“PLN telah menetapkan target pengembangan PT Energi Management Indonesia sebagai  Energy Service Company (ESCO) Nasional pilihan konsumen Asia Tenggara, yang akan  berperan sebagai agen Pemerintah dalam mewujudkan langkah perubahan nyata sebagai  komitmen pengurangan emisi,” ujar Zulkifli.

EMI akan bergerak ke bawah membantu pemerintah daerah dan semua lapisan masyarakat  dalam penyusunan kebijakan dan masterplan konservasi energi. Selain itu, EMI akan  melakukan penyusunan solusi engineering untuk konservasi energi dan memenuhi sertifikat  green.

“EMI juga akan melakukan pengembangan pemanfaatan EBT skala kecil dan Implementasi solusi turnkey infrastruktur bisnis dan retail yang ramah lingkungan,” ujar Zulkifli.

Dengan bergabungnya EMI sebagai anak usaha PLN maka ada empat sasaran utama.  Pertama, sinergi internal antara PT Energi Management Indonesia dengan PLN. Kedua,  peningkatan kapasitas dan kapabilitas dalam penyediaan layanan. “Ketiga, ekspansi bisnis konservasi ke pasar eksternal. Dan terakhir, penciptaan nilai di  keseluruhan ekosistem energi nasional,” ujar Zulkifli.

BACA JUGA:   Jasa Marga Kantongi Dua Sertifikat Jalan Tol dari GPCI

Dalam upaya mencapai goal sebagai Leading ESCO, PLN akan melakukan Transformasi EMI  pada 2021-2025 di antaranya melalui penguatan kapabilitas, kemitraan dengan BUMN dan  pelaku ekonomi lain, penguatan dukungan kebijakan serta pendanaan dekarbonisasi.

Dengan keberhasilan transformasi EMI sebagai leading ESCO serta asumsi dukungan penuh  dari segenap stakeholders, diproyeksikan EMI akan mencapai pendapatan lebih dari Rp 8  triliun pada 2025, atau secara kumulatif 5 tahun kedepan sebesar Rp 13 triliun dengan  estimasi EBIT sebesar Rp 825 miliar. Ini tentu akan menjadi bukti bahwa akselerasi mencapai  ekonomi hijau Indonesia.

“Untuk itu, kami memohon dukungan dari seluruh stakeholder bagi EMI untuk mewujudkan  visi EMI sebagai ESCO Nasional dan pilihan konsumen Asia Tenggara guna mempercepat  program dekarbonisasi nasional menuju Ekonomi Hijau Indonesia,” pungkas Zulkifli.

Masuknya EMI ke PLN juga diapresiasi oleh Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian  ESDM Rida Mulyana. Ia menilai kerja sama ini tepat dilakukan saat ini berbarengan dengan  target pemerintah untuk menekan gas emisi rumah kaca dan juga mempercepat target porsi  EBT dalam bauran energi.

“Arah kebijakan energi nasional adalah mempercepat transisi dari fosil ke EBT yang lebih  bersih dan ramah lingkungan. Ini sejalan dengan paris agreement. Dengan adanya kolaborasi  ini maka bisa mempercepat tujuan bersama ini,” ujar Rida.

Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Bambang  Hendroyono mengatakan Kementerian LHK mendukung penuh rencana PLN dalam  mencapai target 23 persen porsi EBT dalam bauran energi. Kementerian LHK siap  mendukung dengan beberapa program seperti dalam mendorong besar besaran program  hutan industri untuk bioenergi. Lalu, pengelolaan sampah 16 ton per hari menjadi listrik 234  MW. 

“Kami mendukung penuh cita cita bersama untuk mencapai net zero carbon. Oleh karena itu  KLHK sangat terbuka untuk kerja sama bersama PLN dan stakeholder lainnya. Perlu  transformasi dan strategi bersama untuk mengawal komitmen menjadi aksi nyata,” ujar  Bambang.

Foto: Istimewa

Previous Post

Gairahkan Semangat Berolahraga, Kementerian PUPR Resmikan Lapangan Gateball

Next Post

Nelayan Anambas Sukses Kembangkan Bisnis Kerapu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR