TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kinerja CIMB Niaga Tahun Ini Turun Dibanding Tahun Lalu

Nurdian Akhmad
30 November 2015 | 21:59
rubrik: Finance
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

Jakarta-Thebusinessnews. PT Bank CIMB NIaga Tbk  (BNGA) akan membukukan penurunan laba hingga akhir tahun 2015. Pasalnya pencadangan  kredit bermsalah dinaikan menjadi 120 persen dan perseroan melakukan investasi infrastruktur Informasi teknologi.

Presiden Direktur PT CIMB Niaga Tbk, Tigor M Siahaan mengakui bahwa kondisi perlambatan ekonomi nasional juga turut menyeret kinerja CIMB Niaga. Terutama penurunan harga komoditas, dan berdampak pada nasabah korporasi yang bergerak di bidang itu.  Akibatnya berdampak memburuknya ratio kesehatan kredit. “ Laba turun karena pencadangan provisi   kredit bermasalah. Dimana  kami akan mencadangkan 120 persen dari total kredit bermasalah kami, “ ujar dia  di Jakarta, Senin, 30 Nopember 2015.

Pada kuartal III/2015 mencatatkan raihan laba bersih senilai Rp238,45 miliar (bank only) atau Rp265,31 miliar secara konsolidasi (unaudited).Berdasarkan laporan keuangan Bank CIMB Niaga, raihan laba pada September 2015 ini turun 89,96% dibandingkan dengan laba September tahun lalu Rp2,37 triliun.Sementara ratio kredit bermasalah atau Non performing loan ( NPL ) gross pada posisi 3,2 persen . dan NPL Nett 1,4 persen.

Selain pencadangan, Tigor menyebutkan penuruna laba tahun ini juga di pengaruhi oleh besarnya investasi. Pada tahun ini Pihaknya melakukan  pembaharuan  Core Banking System, dengan mengeluarkan 100 juta dollar AS.

Disamping itu, pihaknya juga akan meningkatkan porsi pembiayaan di sektor UKM ( Usaha Kecil Menengah ) dan Consumer . “ Kami juga  tengah mengembangkan sektor SME( small medium enterprises) dan Cosumer Banking dan di harapkan pertumbuhan akan sama dengan pertumbuhan sektor korporasi. “ ujar dia. ( Az)

BACA JUGA:   Asuransi Tripakarta Berikan Klaim Pemilik Bus
Previous Post

BNGA Masih Bingung Tentukan Cara Penuhi Free Float

Next Post

General Elektrik Indonesia Raih Kontrak 102 Juta Euro

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR