Jakarta, TopBusiness – Digitalisasi membawa perubahan yang luas dalam lanskap bisnis. Kiprah Corporate secretary juga perlu menjaga komunikasi dengan stakeholders antara lain investor, pemerintah, dan publik sedemikian rupa, sehingga dapat meningkatkan citra perusahaan.
Penanganan komunikasi yang salah dapat memberikan dampak yang besar. Jika corporate secretary tidak mengelola komunikasi dengan baik, terutama pada masa pandemi ini, maka citra perusahaan akan bermasalah dan kepercayaan investor berpotensi turun.
Namun, jika corporate secretary dapat mengelola komunikasi dengan baik, citra perusahaan akan positif dan kepercayaan investor pun ikut naik.
Dan kini, tuntutan menangani krisis dalam era digital kian besar. Karena itu, diperlukan pemahaman lebih mendalam mengenai komunikasi di era digital dan kiat mendapatkan keuntungan dari hal tersebut. Oleh karena itu, sangat penting untuk membekali corporate secretary tentang isu-isu di era digital dan bagaimana menangani komunikasi secara komprehensif.
Sejalan dengan tuntutan tesebut, Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) mengadakan workshop “Communications in Digital Era” yang bakal diadakan pada 9-10 November secara online atau daring. Kegiatan ini terbuka untuk anggota ICSA dan publik.

Dalam gelaran ini, ICSA menghadirkan empat narasumber kompeten di bidangnya, yaitu Executive Director Intellectual Business Community Dr. Bayu Prawira Hie yang akan membawakan topik “Digital Transformation Communication Highlights”.
Selanjutnya, ada Fasilitator TalkInc yang juga MC dan TV presenter Kamidia Radisti yang membawakan topik “Excellent Public Speaking Skill in a Digital World”; Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman yang membawakan topik “Best Sharing Practice: How to Handle Crisis Virtually (Learning from Pertamina)”.
Serta yang terakhir Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk, Boy Kelana Soebroto yang membahas tentang “Best Practice Sharing: Astra Communication Transformation during Pandemic (Leverage Digital Platform).”
Menurut Katharine Grace Ketua Umum ICSA, kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan untuk mendukung profesi ICSA dan meningkatkan kompetensi yang dimiliki anggotanya.
Kegiatan juga terbuka untuk publik mengingat pengetahuan dan keterampilan ini tidak hanya dibutuhkan oleh corporate secretary tetapi juga oleh profesi lain.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membentuk pola pikir untuk melakukan komunikasi virtual yang strategi dan memahami cara-cara melakukan persuasi secara virtual. Peserta juga diharapkan dapat mengoptimalkan setiap saluran komunikasi digital yang tersedia,” kata Grace, dalam keterangannya, Rabu (27/10/2021).
FOTO: Istimewa
