TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Diproyeksikan Menguat

Agus Haryanto
2 November 2021 | 04:51
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Selasa (02/11/2021) diproyeksikan menguat.

Dalam riset Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, di Jakarta, tertera judul Bursa Global Naik, IHSG Berpotensi Menguat.

Bursa saham AS ditutup terjaga. S&P 0,18%, Nasdaq 0,63%, dan Dow Jones 0,26% (ketiganya menutup sesi penutupan tertingginya masing-masing), didukung dengan kenaikan harga sejumlah komoditas, musim pendapatan yang cukup memuaskan, serta optimisme investor terkait prospek pasar bulan ini. Pekan ini, pasar bersiap untuk merilis sejumlah data ekonomi, seperti hasil pertemuan Fed, klaim pengangguran awal, serta nonfarm payroll.

Di pasar komoditas, harga minyak WTI melemah 0,2% ke level USD 83,8/bbl, sementara Brent naik 0,1% di level USD 84,5/bbl. Harga komoditas lain juga terpantau menguat. Timah 0,7% ke USD 37.137/ton, emas 0,67% ke USD 1.795/toz, dan nikel 1,2% ke USD 19.685/ton. Sementara itu, CPO turun 1,4% ke angka RM 4.951/ton.

EIDO ditutup melemah 1,25% ke level USD 23,6, dan IHSG ditutup melemah 0,58% ke level 6.552 pada perdagangan kemarin dengan net buy asing sebesar Rp 220,2 miliar di pasar reguler, dan net sell sebesar Rp 131,2 miliar di pasar negosiasi. Pembelian bersih asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BMRI (Rp 119,1 miliar), BBRI (Rp 64 miliar), dan KLBF (Rp 53,2 miliar). Sementara itu, net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BUKA (Rp 38,3 miliar), ASII (Rp 37,3 miliar), dan PGAS (Rp 29,9 miliar). Top sector gainer kemarin adalah saktor transportasi logistik, sedangkan top sector looser adalah sektor teknologi.

Total 403 kasus COVID-19 baru dilaporkan di Indonesia Senin (1/11) dengan positive rate sebesar 0,3%, dengan angka kesembuhan harian sebesar 784 (recovery rate: 96.3%). Terkait vaksinasi, sejauh ini 120 juta orang Indonesia telah menerima vaksinasi dosis 1 (+390 ribu pada Senin (1/11), 57,6% dari total penduduk) dan 74 juta jiwa menerima dosis kedua (394 ribu pada Senin (1/11)).

BACA JUGA:   IHSG Tertutup di Label Merah

Pagi ini bursa Asia dibuka campuran dengan Nikkei -0,32% dan Kospi +1,33%. “Kami memperkirakan IHSG akan menguat hari ini, seiring dengan sentimen positif dari bursa global,” demikian tertulis.

Foto: Rendy MR

Previous Post

Penjualan Saham Sektor Teknologi Akibatkan Indeks Terkontraksi

Next Post

IHSG Terpantau Terangkat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR