TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Awal Pekan, IHSG Diestimasikan Rebound

Agus Haryanto
8 November 2021 | 05:11
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Senin (08/11/2021) awal pekan diestimasikan rebound.

Dalam riset Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, di Jakarta, tertera judul Sentimen Bursa Global dan Regional, IHSG Diperkirakan Rebound.

Pada penutupan Jumat pekan lalu (5/11), pasar AS bergerak menguat. Indeks Dow Jones naik 0,56%, S&P 500 menguat 0,37%, Nasdaq menguat 0,2%. Isu yang kemungkinan akan menjadi perhatian pelaku pasar pekan ini rilis data inflasi, rilis data GDP Inggris, dan pertemuan pemimpin Partai Komunis Cina terkait tiga periode jabatan Presiden Xi Jinping.

Pasar komoditas terpantau yang semakin menguat pada Jumat lalu. Minyak WTI meningkat 2,99% ke level USD 81/bbl, Brent meningkat 0,6% ke level USD 81/bbl. Harga batubara meningkat 0,75% ke level USD 155/ton, nikel menguat 1,47% ke level USD 19.422/ton, dan CPO melemah 2,33% ke level MYR 5.319/ton. Harga emas terpantau meningkat 0,6% ke level USD 1.798/toz.

Bursa Asia ditutup melemah pada Jumat (5/11) lalu. Kospi melemah 0,47%, Nikkei melemah 0,61%, Hangseng melemah 1,5% dan Shanghai melemah 1%. Indeks EIDO ditutup menguat 0,86%, sementara IHSG ditutup melemah 0,07% pada perdagangan Jumat lalu (5/11) ke level 6.581, dengan net buy asing sebesar Rp 55 miliar di pasar regular dan Rp 1,04 triliun di pasar negosiasi. Angka net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatat KLBF (Rp 162,8 miliar), BBCA (Rp 97,7 miliar), dan MNCN (Rp 48,3 miliar). Sementara itu, angka net sell asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh ASII (Rp 248,7 miliar), BUKA (Rp 34,4 miliar), dan TOWR (Rp 29,9 miliar). Top leading mover adalah BBCA, EMTK, dan BRPT, sedangkan BMRI, TPIA, dan ASII menjadi top lagging movers.

BACA JUGA:   IHSG Terkunci Terpangkas

Terjadi penambahan 444 kasus baru COVID-19 pada hari Minggu (7/11) dengan angka positif sebesar 0,3%. Sejauh ini, telah ditemukan sebanyak 4,25 juta kasus di Indonesia, dengan 4,09 juta pasien sembuh (tingkat pemulihan: 96,4%, kasus aktif: 10,8 ribu ). Terkait vaksinasi, sejauh ini 125 juta orang di Indonesia telah menerima dosis pertama vaksin (+949 ribu pada Minggu) dan 78,9 juta telah menerima dosis kedua (+880 ribu pada Minggu).

Pagi ini Kospi dibuka melemah 0,37% dan Nikkei dibuka menguat 0,31%. “Kami memperkirakan IHSG akan rebound hari ini, seiring dengan sentimen pergerakan bursa global dan regional,” demikian tertulis.

Foto: Rendy MR

Previous Post

Bendungan Margatiga Lampung Ditargetkan Mulai Dialiri Awal 2022

Next Post

UEA Komitmen Investasi Infrastruktur Vital dan PSN

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR