Jakarta, TopBusiness—Neraca perdagangan Indonesia Oktober 2021 mengalami surplus US$5,73 miliar.
“Terutama berasal dari sektor nonmigas US$6,60 miliar,” kata Kepala Badan Pusat Statistik RI (BPS RI), Margo Yuwono, dalam keterangan pers yang dipublikasikan pada siang ini.
Di saat yang sama, dia mengatakan, ada defisit di sektor migas senilai US$0,87 miliar.
Secara kumulatif years to date Januari–Oktober 2021, nilai ekspor Indonesia mencapai US$186,32 miliar atau naik 41,80 persen dibanding periode yang sama tahun 2020.
Adapun secara month to month, nilai ekspor Indonesia pada Oktober 2021 mencapai US$22,03 miliar atau naik 6,89 persen dibanding ekspor September 2021.
“Sedangkan kalau dibandingkan year on year, nilai ekspor Oktober 2021 naik 53,35% kalau kita bandingkan dengan Oktober 2020,” kata kepala BPS tersebut.
