TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

RI-Swedia akan Jajaki 5 Jenis Kemitraan

Achmad Adhito
23 November 2021 | 09:27
rubrik: Business Info
Perusahaan Software Ini per Tahun Tumbuh Lebih 100%

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Pada pekan Sweden-Indonesia Sustainability Partnership (SISP) yang kedua, Swedia dan Indonesia akan menjajaki kemitraan di lima area: pembangunan berkelanjutan dan penciptaan lapangan kerja, transportasi cerdas, energi terbarukan, ekonomi biru, dan Industri 4.0. Hal itu dijelaskan dalam penjelasan tertulis yang diterima pada kemarin malam oleh Majalah TopBusiness.

SISP diselenggarakan oleh Team Sweden, dan pekan ini adalah wadah bagi pemimpin dari pemerintah, akademisi, dan sektor swasta di beberapa bidang untuk bertemu secara virtual dan berbagi pengalaman dalam bidang keberlanjutan. Tahun ini, pekan SISP akan diadakan dari 22 hingga 26 November 2021.

Pekan SISP pertama diadakan pada 2020 untuk memperingati 70 tahun hubungan diplomatik antara Swedia dan Indonesia. Melalui diskusi SISP tahun lalu, kedua negara mengakui pentingnya kerja sama untuk transisi hijau dan pemulihan pasca-Covid-19.

“Pandemi Covid-19 telah memberi dampak bagi kita semua dan ekonomi global. Pada saat yang sama, perubahan iklim tidak akan membaik tanpa intervensi kita. Sekaranglah waktunya untuk memikirkan kembali pembangunan. Kita harus bekerja sama untuk mengatasi pandemi ini, dan kita perlu memastikan pemulihan yang lebih kuat, lebih hijau dan berkelanjutan untuk semua,” kata Marina Berg, Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Timor-Leste, Papua Nugini, dan Asean.

Dalam SISP 2021, Indonesia dan Swedia akan berdiskusi lebih lanjut untuk menemukan solusi berkelanjutan dan mencapai Agenda 2030 untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).

SISP pertama adalah acara yang tepat untuk memperingati 70 tahun hubungan baik antara kedua negara kita. Tahun ini, SISP akan memainkan peran yang lebih penting dalam mempertahankan momentum positif, memperkuat komitmen untuk menumbuhkan hubungan, serta menjadi landasan kerja sama yang konstruktif dan saling menguntungkan di tahun mendatang.

BACA JUGA:   Menteri Dody: Infrastruktur Bukan Sekadar Fisik, tetapi Perisai Ketahanan Bangsa

“Setelah konferensi perubahan iklim baru-baru ini, SISP memberi peluang besar bagi Indonesia-Swedia untuk memperdalam kolaborasi aksi iklim dalam konteks pembangunan berkelanjutan. Saya yakin ada banyak hal yang dapat dipelajari dari pengalaman satu sama lain, dan kita dapat memperoleh manfaat lebih banyak lagi dengan bekerja sama,” kata H.E. Kamapradipta Isnomo, Duta Besar Indonesia untuk Swedia dan Latvia.

Tags: sispSweden-Indonesia Sustainability Partnership
Previous Post

MUF dan BSI Sepakat Dorong Pembiayaan Otomotif Syariah

Next Post

Menperin: Industri Kecil Harus Kuasai Teknologi Industri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR