TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BI Prediksi Transaksi E-Commerce 2022 Naik Jadi Rp 530 Triliun

Nurdian Akhmad
24 November 2021 | 13:24
rubrik: Business Info
Serunya Serbuan E-Commerce di Indonesia

Ilustrasi (Sumber: Istimewa)

Jakarta, TopBusiness  –  Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memprediksi, transaksi pada platform digital e-commerce tahun 2022 bakal meningkat jadi Rp 530 triliun, dibandingkan Rp 403 triliun pada tahun ini.

Sementara transaksi uang elektronik juga diprediksi meningkat menjadi Rp 337 triliun di 2022. Di 2021 transaksi uang elektronik Rp 289 triliun.

Sedangkan transaksi digital banking juga diproyeksi meningkat menjadi Rp 48.000 triliun. Saat ini transaksinya di 2021 sebesar Rp 40.000 triliun.

“Uang elektronik Rp 337 triliun, dan digital banking lebih Rp 48 ribu triliun. Sinergi dan inovasi kunci untuk bangkit dan optimis. Ekonomi nasional akan pulih tahun depan. Inilah semangat BI,” kata Perry dalam Pertemuan Tahunan BI, Rabu (24/11/2021).

Hingga kuartal III 2021, transaksi uang elektronik tercatat naik 45,05 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp209,81 triliun. “Nilai transaksi uang elektronik sampai dengan triwulan III 2021 meningkat sebesar 45,05 persen (yoy) menjadi Rp209,8 triliun,” kata Perry.

Perry menambahkan, transaksi tersebut diproyeksikan meningkat sebesar 38,75 persen (yoy) hingga mencapai Rp284 triliun untuk keseluruhan tahun 2021. Demikian pula dengan nilai transaksi digital banking.

Sampai dengan kuartal III 2021, nilai transaksi digital banking mencapai 46,72 persen (yoy) menjadi Rp28.685,5 triliun. Angka ini diproyeksikan akan tumbuh 43,04 persen (yoy) mencapai Rp39.130 triliun untuk keseluruhan tahun 2021.

BACA JUGA:   EVSE sebagai Wadah Ekosistem Kendaraan Listrik
Tags: bisnis e-commercee-commerce
Previous Post

MMT, Truk Bahan Peledak Besutan Dahana

Next Post

PetroChina dapat Perpanjangan Kontrak WK Jabung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR