TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

OJK: Fungsi Intermediasi Bank Meningkat

Nurdian Akhmad
25 November 2021 | 11:29
rubrik: Ekonomi
Kenapa Harus Membayar Pajak?

Jakarta, TopBusiness –   Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran kredit perbankan pada Oktober 2021 tumbuh sebesar 3,24 persen (yoy) atau 3,21 persen (ytd).. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan fungsi intermediasi perbankan.

“Secara sektoral, kredit sektor utama tercatat mengalami peningkatan terutama pada sektor manufaktur dan rumah tangga dengan peningkatan masing-masing sebesar Rp 5,3 triliun dan Rp 8,8 triliun,” ucap Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo dalam siaran persnya, Kamis (25/11/2021).

Menurut Anto, masifnya penyaluran kredit tersebut mencerminkan bahwa dukungan perbankan dalam pemulihan ekonomi nasional semakin membaik. Di sisi lain, lanjutnya, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tercatat tumbuh sebanyak 9,44 persen (yoy).

Selain itu, likuiditas industri perbankan pada Oktober 2021 masih berada pada level yang memadai. Hal ini terlihat dari rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit dan Alat Likuid/DPK masing-masing sebesar 154,59 persen dan 34,05 persen. “Angka-angka tersebut berarti masih di atas ambang batas ketentuan masing-masing pada level 50 persen dan 10 persen,” ucapnya.

Dari sisi permodalan, lembaga jasa keuangan juga mencatatkan permodalan yang semakin membaik. Industri perbankan mencatatkan peningkatan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) menjadi sebesar 25,34 persen atau jauh di atas threshold.

“OJK secara konsisten melakukan asesmen terhadap perekonomian dan sektor jasa keuangan bersama dengan pemerintah dan otoritas terkait lainnya serta para stakeholder dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah momentum akselerasi pemulihan ekonomi nasional,” kata Anto.

BACA JUGA:   41 Proyek Unggulan Disiapkan untuk Pemulihan Ekonomi
Tags: bankintermediasi perbankanojk
Previous Post

Bank Ini Telah Pangkas 20 Ton Limbah Makanan

Next Post

Yelooo-Kioson Terapkan Teknologi Metaverse, Potensi Pasarnya US$ 8 T

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR