TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Diproyeksikan Lanjut Penguatan

Agus Haryanto
7 December 2021 | 06:58
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Selasa (07/12/2021) diestimasikan melanjutkan peningkatan.

Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, di Jakarta, tertera tema Sentimen Global dan Regional, IHSG Diperkirakan Melanjutkan Penguatan.

Semalam, pasar AS ditutup menguat. Indeks Dow Jones naik 1,87%, S&P 500 1,17%, dan Nasdaq 0,93%. Kekhawatiran akan penyebaran varian Omicron dinilai sudah tidak lagi menjadi faktor pendorong di market. Pekan ini, data inflasi AS bulan November dijadwalkan akan rilis, dengan estimasi di angka 6,7%.

Pasar komoditas terpantau bergerak mixed kemarin. Minyak WTI melemah 0,27% ke level USD 69,84/bbl, brent menguat 4,93% ke level USD 73,6/bbl. Harga batubara turun 2,58% ke level USD 151,2/ton, dan nikel melemah 1,07% ke level USD 19,840/ton, dan CPO menguat 1,35% ke level MYR 5.245/ton. Harga emas terpantau turun 0,25% ke level USD 1.779/toz.

Bursa Asia ditutup cenderung mixed kemarin. Nikkei melemah 0,36%, Hang Seng melemah 0,3% dan Shanghai turun 1,7%. Indeks EIDO ditutup menguat 1,13%, sementara IHSG ditutup menguat 0,13% ke level 6,547, dengan net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh ASII (Rp 69,7 miliar), ADRO (Rp 27,8 miliar), dan BBRI (Rp 21,6 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan CMRY (Rp 110,7 miliar), ARTO (Rp 54,6 miliar), dan HRUM (Rp 43,2 miliar). Adapun top sector gainer adalah sektor IDXENER, sementara yang menjadi top sector loser adalah sektor IDXTECH. Top leading movers emiten TLKM, BBYB, INTP, sementara top lagging movers emiten BBRI, ASII, BUKA.

Terjadi penambahan 130 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada hari Senin (06/12/2021) dengan positive rate sebesar 0,1% (recovery rate: 96,5%, kasus aktif: 5.642).

BACA JUGA:   Kepercayaan Investor Tinggi, BTN Diganjar Penghargaan Best Bank Capital Bond

Pagi ini Nikkei dibuka naik 0,24%, sedangkan Kospi dibuka melemah 0,27% setelah hari sebelumnya ditutup ke level tertinggi dalam 3 minggu. “Kami memproyeksikan IHSG akan melanjutkan tren penguatan hari ini, seiring dengan menguatnya bursa global,” demikian tertulis.

Foto: Rendy MR

Previous Post

Genjot Daya Saing Ekspor, Pemerintah Beri Penugasan Khusus Ekspor ke LPEI

Next Post

Bank Mandiri Salurkan Bantuan Untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR