Jakarta, TopBusiness—Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia pada Januari–November 2021 mencapai USD209,16 miliar atau naik 42,62 persen dibanding periode yang sama tahun 2020.
Di situ, ekspor nonmigas mencapai USD197,98 miliar atau naik 42,00 persen.
Dalam penjelasan tertulis yang dipublikasikan hari ini oleh Badan Pusat Statistik RI (BPS), dijelaskan bahwa menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari–November 2021 naik 35,42 persen dibanding periode yang sama tahun 2020.
Demikian juga ekspor hasil pertanian naik 4,03 persen dan ekspor hasil tambang dan lainnya naik 94,28 persen.
Dijelaskan pula bahwa, menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari–November 2021 berasal dari Jawa Barat dengan nilai USD30,71 miliar (14,68 persen), diikuti Kalimantan Timur USD22,00 miliar (10,52 persen) dan Jawa Timur USD21,06 miliar (10,07 persen).
Sementara, neraca perdagangan Indonesia tercatat surplus untuk November 2021. Total nilai ekspor di bulan tersebut mencapai USD22,84 miliar atau naik 3,69% secara month to month.
Adapun total nilai impor di November 2021 di USD19,33 miliar. Angka ini naik 18,62% secara month to month.
