TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pabrik Smelter Biji Nikel Ini Kapasitas 1,8 Juta Ton

Achmad Adhito
28 December 2021 | 17:00
rubrik: Business Info
Ini Sebabnya Inflasi 2017 Terendah 14 Tahun

Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Pabrik smelter biji nikel PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) yang berlokasi di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, berkapasitas 1,8 juta ton per tahun.

“Perusahaan ini memberikan nilai tambah yang tidak sedikit, dari biji nikel yang diolah menjadi feronikel, nilai tambahnya meningkat sebesar 14 kali lipat. Apabila dari biji nikel diolah menjadi billet stainless steel, nilai tambahnya meningkat 19 kali lipat,” kata Menteri Perindustrian RI Agus Kartasasmita, secara tertulis hari ini.

“Oleh karenanya, dengan penambahan investasi oleh PT GNI ini, program hilirisasi mineral berbasis sumber daya alam di tanah air bisa semakin cepat pencapaiannya. Hal ini melengkapi lini produksi yang dilakukan oleh pabrik smelter PT Obsidian Stainless Steel di Konawe, Sulawesi Tenggara,” papar menteri tersebut saat mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau pabrik tersebut (27/12).

Obsidian Stainless Steel merupakan industri smelter penghasil feronikel dengan kapasitas sebesar 1,2 juta ton per tahun, dan memproduksi billet stainless steel dengan kapasitas 1 juta ton per tahun.

Selain itu, terdapat PT Virtue Dragon Nickel Industry, yang juga merupakan pabrik smelter penghasil feronikel dengan kapasitas mencapai 1 juta ton per tahun.

“PT GNI, PT Obsidian Stainless Steel, PT Virtue Dragon Nickel Industry, merupakan satu grup yang telah dan akan menjadi bagian dari rencana besar pemerintah Indonesia untuk mendorong hilirisasi industri dalam peningkatan nilai tambah bahan baku mineral di dalam negeri,” jelas menteri perinudstrian tersebut.

Total investasi dari ketiga industri smelter tersebut mencapai USD8 miliar, dengan target penyerapan tenaga kerja sebanyak 27.000 orang. Dari perusahaan yang beroperasi, sudah mampu menyumbang kepada penerimaan negara berupa pajak sebesar Rp1,03 triliun sejak tahun 2019 hingga 2021.

BACA JUGA:   SKK Migas Pastikan Pasokan Gas Industri Pupuk Terpenuhi
Tags: agus kartasasmitahilirisasi mineralsmelter Gunbuster Nickel Industry
Previous Post

Sesi Penutupan, IHSG Terpantau Positif

Next Post

IHSG Berpeluang Melemah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR