TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sinergi Bangun SPAM untuk Cegah Jakarta Tenggelam

Albarsyah
4 January 2022 | 09:26
rubrik: Ekda
Sinergi Bangun SPAM untuk Cegah Jakarta Tenggelam

Jakarta, TopBusiness – Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serius melakukan pencegahan agar  Jakarta tidak tenggelam, salah satu upayanya adalah melalui penyediaan air minum perpipaan untuk mengurangi ekstraksi air tanah. 

Hal ini diwujudkan dengan adanya penandatanganan Nota  Kesepakatan (MoU) “Sinergi Dan Dukungan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum Di  Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta”. MoU yang ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri,  Muhammad Tito Karnavian, Menteri PUPR, M. Basuki Hadimuljono, dan Gubernur DKI Jakarta, Anies  Rasyid Baswedan, ini disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang kemaritiman dan Investasi, Luhut  Binsar Pandjaitan, Senin (3/01/2022) di Jakarta.  

“Isu Jakarta tenggelam menjadi alarm bagi pemerintah, salah satu penyebabnya adalah penggunaan  air tanah secara terus-menerus oleh masyarakat. Pemerintah merespon hal tersebut dan mengambil  inisiatif untuk mengurangi dan menghentikan pemanfaatan air tanah di Jakarta dengan penyediaan air minum perpipaan yang mencukupi bagi masyarakat Jakarta. Mengingat urgensi permasalahan tersebut, perlu ada upaya yang terintegrasi dengan penanganan yang cepat,” ujar Menko Marves Luhut B. Pandjaitan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Pusat berkolaborasi dengan  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyusun sebuah perencanaan bersama (Joint Planning)  yang menyinergikan proyek inisiatif Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan dituangkan dalam  Nota Kesepakatan yang mencakup rincian program, jangka waktu serta skema pembiayaan yang  tepat.  

“Meskipun kita semua terdampak Covid-19 sehingga kondisi fiskal terpengaruh, bukan berarti kita  harus berhenti untuk membangun dan melayani masyarakat. Nota Kesepakatan ini merupakan milestone yang penting untuk menjawab tantangan tersebut” lanjut Menko Luhut. 

Saat ini kondisi  cakupan layanan air minum perpipaan DKI Jakarta baru mampu memenuhi cakupan layanan seluas  64%, dan menyuplai 20.725 liter per detik air untuk 908.324 sambungan pelanggan. Akibatnya  masyarakat yang tidak memiliki akses air minum perpipaan cenderung menggunakan air tanah  secara terus-menerus sehingga menjadi penyebab penurunan muka tanah secara cepat.  

BACA JUGA:   Ini Taktik Bupati Nabire Jaga Stabilitas

Sementara itu, Menteri PUPR, M. Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa kepastian penyediaan air minum ke semua lapisan masyarakat menjadi kewajiban pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat  dan salah satu solusi mencegah Jakarta tenggelam. Oleh karena itu, Kementerian PUPR  berkomitmen untuk membangun tiga SPAM Regional melalui skema KPBU untuk mendukung  pemenuhan cakupan pelayanan air minum di wilayah DKI Jakarta yaitu SPAM Regional Jatiluhur I dan SPAM Regional Karian-Serpong yang saat ini telah berjalan, serta SPAM Regional Ir. H.  Djuanda/Jatiluhur II masih dalam tahap penyiapan.  

“Dengan terbangunnya tiga SPAM Regional tersebut, diharapkan dapat menambah kapasitas  suplai air minum Provinsi DKI Jakarta sebesar 9.254 liter per detik yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan cakupan pelayanan sebesar 30%” kata Menteri Basuki. 

Kementerian PUPR juga akan  memberikan dukungan infrastruktur hilir kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk penyerapan air minum curah tahun pertama Proyek SPAM Regional Jatiluhur I dan SPAM Regional Karian Serpong dan fasilitasi proyek terkait pembangunan IPA Buaran III.

Untuk itu, Kementerian PUPR berharap Pemerintah Provinsi DKI segera menyiapkan readiness criteria yang diperlukan untuk dapat mengakses dukungan pembangunan infrastruktur yang diberikan, sehingga SPAM Regional yang terbangun akan segera bermanfaat bagi masyarakat dan cakupan pelayanan air minum di DKI Jakarta dapat segera terpenuhi.  

Diketahui bahwa pada 2030 sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable  Development Goals (SDGs) yang telah diratifikasi sebagai target di dalam RPJMN Pemerintah Pusat  dan RPJMD Pemprov DKI Jakarta, PAM JAYA yang merupakan BUMD dari PEMPROV DKI Jakarta  harus mampu menyediakan suplai tambahan sebanyak 11.150 liter per detik, dan tambahan  infrastruktur distribusi yang mencakup 35% wilayah pelayanan baru untuk perpipaan ke +/- 1 juta  tambahan pelanggan baru di tahun 2030.  

BACA JUGA:   Menteri Perdagangan: Pasar Diharap Ikuti Protokol Kesehatan

Dalam rangka percepatan proyek tersebut, Kementerian Dalam Negeri telah melakukan fasilitasi melalui rangkaian pembahasan bersama antara Kementerian PUPR dan Pemprov DKI Jakarta. 

Lebih  lanjut Tito menjelaskan. “Kami juga akan memberikan bantuan dalam bentuk dukungan regulasi yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan Nota Kesepakatan tersebut dalam rangka pencapaian SPM  melalui penyediaan air bersih sebagaimana amanat UU Nomor 23 tahun 2014.” 

Sejalan dengan pengembangan infrastruktur SPAM, Gubernur telah mengeluarkan kebijakan  pembatasan dan pelarangan pengambilan air tanah di wilayah yang telah dilayani jaringan perpipaan  PAM JAY, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 93 Tahun 2021 tentang Zonasi  Bebas Air Tanah. Kebijakan ini ditujukan untuk mengurangi laju land subsidence di DKI Jakarta.  

“Tahun 2030 Jakarta harus sudah mencapai 100% akses layanan air minum perpipaan, dan kami  berterimakasih kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Koordinator Kemaritiman dan  Investasi, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian PUPR yang berkomitmen bersama untuk  mengatasi permasalahan ketersediaan air minum sebagai kebutuhan dasar bagi masyarakat Jakarta,  sekaligus solusi bagi pencegahan penurunan muka tanah di Jakarta,” tutup Anies Rasyid Baswedan,  Gubernur DKI Jakarta. 

Previous Post

BI: Perkembangan Covid-19 Pengaruhi Inflasi 2021

Next Post

IHSG Positif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR