TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Adaptif dalam Transformasi Bisnis, Hutama Karya Implementaasi ERP

Albarsyah
12 January 2022 | 09:58
rubrik: BUMN
Adaptif dalam Transformasi Bisnis, Hutama Karya Implementaasi ERP

Jakarta, TopBusiness – Mengawali tahun 2022, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) secara  resmi memulai transformasi proses bisnisnya melalui implementasi penerapan teknologi Enterprise Resource Planning (ERP) secara menyeluruh. 

Dimulai sejak Juli 2021, Hutama  Karya kini telah siap mengaplikasikan lima modul ERP yang terdiri dari Finance &  Controlling (FICO), Human Capital Management (HCM), Sales & Distribution (SD), Material  Management (MM), dan Project System (PS).

Kesiapan perusahaan ditandai dengan dilaksanakannya Go Live Enterprise Resource Planning  (ERP) Fase II pada Selasa (11/1/2022). Digelar secara hybrid di Ballroom HK Tower,  kegiatan ini dihadiri langsung oleh Asisten Deputi Bidang Jasa Infrastruktur Kementerian  BUMN, Hendrika Nora Osloi Sinaga, Asisten Deputi Bidang Teknologi dan Informasi  Kementerian BUMN, Imam Bustomi, Wakil Direktur Utama Hutama Karya, Aloysius Kiik Ro,

Direktur Operasi II Hutama Karya, Ferry Febrianto, Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro, serta Direktur Soltius Indonesia, Andreas Suryadi Gunadi, serta seluruh Tim Project  ERP Hutama Karya Fase II, Key User, dan Trainer yang telah menjalani proses pelatihan ERP Hutama Karya Fase II selama Triwulan III dan IV Tahun 2021. 

Wakil Direktur Utama sekaligus Pembina PMO ERP Hutama Karya, Aloysius Kiik Ro, dalam  sambutannya menyampaikan bahwa dengan Go Live ERP Fase II ini menjadi gerbang awal  bagi Insan Hutama dalam memulai cara kerja yang baru melalui transformasi bisnis yang  terintegrasi di dalam satu sistem.

“Hutama Karya telah memiliki ERP utuh yang menghubungkan seluruh modul yang  dibutuhkan dalam proses bisnis Hutama Karya. Sistem ERP dapat memfasilitasi bisnis dengan  menyajikan informasi real-time dan akurat, sehingga dapat mempermudah manajemen dalam  membuat keputusan secara cepat dan tepat,” ujar Aloysius kepada TopBusiness.id.

BACA JUGA:   Menteri Keuangan: BUMN Infrastruktur Tidak Fokus

Lebih lanjut Aloysius menambahkan bahwa Go Live ini baru merupakan langkah awal dari  transformasi proses bisnis perusahaan. Sistem ini akan mengubah kebiasaan dan mindset dalam bekerja sehingga perlu dilakukan monitoring agar ERP yang telah dibangun ini dapat sukses diimplementasikan secara menyeluruh hingga ke level proyek dan terus ditingkatkan. 

“Saat ini di kalangan BUMN Infrastruktur, Hutama Karya menjadi pioneer yang telah  mengimplementasikan ERP dengan modul lengkap. Kami berterima kasih atas kerja keras dan  kerjasama Tim PMO. Dengan penerapan ERP atau SAP ini, kita berharap semua tata kelola  bisnis proses bisa dilakukan dengan baik dan benar saat ini HK. Let’s Build A Better Future,”  tutup Aloysius Kiik Ro.

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Jasa Infrastruktur Kementerian BUMN, Hendrika Nora  Osloi Sinaga, mengapresiasi langkah percepatan Hutama Karya dalam mengimplementasikan ERP. “Saya menyaksikan satu lompatan besar transformasi bagi Hutama Karya. Sebagai  BUMN Infrastruktur dengan total aset sangat besar yakni mencapai Rp165 triliun di akhir 2022  mendatang, penerapan ERP ini menjadi sangat penting untuk membantu manajemen  memberikan keputusan yang lebih cepat dan tepat karena ERP menyajikan data-data yang akurat, real-time, dan reliable,” ujar Nora.

Ia juga menyampaikan bahwa pemegang saham sangat mendukung dan mendorong semua  BUMN, khususnya yang di sektor infrastruktur untuk dapat mengimplementasikan ERP. “Kami  juga memasukkan penerapan ERP sebagai KPI bagi BUMN. Penerapan ERP di lingkungan BUMN akan meningkatkan transparansi, efisiensi, tata kelola perusahaan yang baik dan  manajemen risiko, dimana hilirnya adalah meningkatkan corporate value khususnya bagi  Hutama Karya dan Pemegang Saham,” tutup Hendrika Nora Osloi Sinaga, Asdep Bidang Jasa  Infrastruktur Kementerian BUMN.

Previous Post

Kementerian BUMN “Bersih-bersih” di Garuda

Next Post

Penjualan Bahan Bakar Dorong Laju Penjualan Eceran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR