TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

GandengTangan Perkuat Manajemen Risiko

Achmad Adhito
21 January 2022 | 14:14
rubrik: Business Info
Perusahaan Software Ini per Tahun Tumbuh Lebih 100%

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Komitmen menjadi platform yang aman dan terproteksi diwujudkan GandengTangan dengan memperkuat sistem manajemen risiko. Langkah yang dilakukan startup crowdlending tersebut adalah penggunaan berbagai macam metode pengamanan pembayaran.

“Dan menerapkan model credit scoring yang lebih komprehensif,” kata Co-Founder dan CEO GandengTangan, Jezzie Setiawan, dalam keterangan tertulis pagi tadi.

GandengTangan juga membuktikan diri sebagai P2P lending terpercaya melalui kemitraan dengan 10 lender institusi, termasuk bank dan perusahaan modal ventura.

Jezzie Setiawan pun menyampaikan bahwa pada tahun 2022 ini, GandengTangan sudah menyiapkan sederet strategi demi bisa menjangkau UKM lebih luas dengan dukungan pendanaan yang semakin kuat.

“Tahun ini kami fokus untuk mengembangkan sederetan inovasi pendanaan agar memudahkan UKM jalankan usahanya. Beberapa inovasi tersebut sudah kami mulai di awal tahun ini,” ucap Jezzie Setiawan.

GandengTangan akan mengembangkan penyaluran pinjaman dengan skema invoice financing. UKM dapat menjadikan invoice belum terbayar sebagai jaminan untuk mendapat pendanaan.

Usaha perorangan pun dapat mengajukan pendanaan dengan limit Rp 25 juta melalui GandengTangan berkat kemitraan dengan koperasi dan lembaga keuangan mikro (LKM).

“Demi mempermudah UMKM berkembang, GandengTangan juga dapat menyalurkan pinjaman limit Rp 250 juta dengan suku bunga sangat rendah, yaitu sebesar 6% per tahun. Layanan ini bisa terwujud berkat dukungan PT Bahana Artha Ventura untuk GandengTangan,” kata dia.

GandengTangan merupakan start-up penerima penghargaan DBS Foundation: Social Enterprise Grant Programme, tahun 2018 ini.

Social Enterprise Grant Programme sendiri merupakan program dana hibah tahunan yang dijalankan oleh Bank DBS Indonesia melalui DBS Foundation. Program ini merupakan wujud nyata salah satu pilar sustainability Bank DBS Indonesia, yaitu Creating Social Impact dalam membantu tumbuh kembang wirausaha sosial di Indonesia.

BACA JUGA:   Duet Akseleran-Bank Jago Dukung UMKM

Mona Monika, Head of Group Strategic Marketing and Communications, PT Bank DBS Indonesia, mengatakan, “Sejak 2015, sebanyak 14 wirausaha sosial Indonesia telah berhasil menerima DBS Foundation Grant, termasuk GandengTangan di tahun 2018.”

“Untuk menumbuhkembangkan lebih banyak wirausaha sosial seperti GandengTangan, kami menghadirkan berbagai program edukasi, pelatihan, dan kolaborasi yang bertujuan mempercepat akselerasi wirausaha sosial dalam menjawab berbagai isu sosial di Indonesia,” kata Monika.

Tags: gandengtanganp2p lending
Previous Post

Produsen Otomotif Belarusia Jajaki Kerja Sama Industri Komponen RI

Next Post

Kebutuhan Gula 2030 Capai 9,8 Juta Ton

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR