TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Serapan Anggaran PUPR 2021: Rp143,5 Triliun

Achmad Adhito
26 January 2022 | 15:00
rubrik: Ekonomi
Kawasan Layak Huni Perlu Tata Kota  Terintegrasi

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Primaradio)

Jakarta, TopBusiness—Pada TA (tahun anggaran)2021 Kementerian PUPR mendapat total pagu Rp152,1 triliun. Dari total pagu tersebut terserap 94,4% atau setara Rp143,5 triliun.

“Realisasi ini lebih tinggi dibanding TA 2020 sebesar 94,1%. Anggaran TA 2021 yang tidak terserap sebesar Rp8,6 triliun yang terdiri dari sisa dana blokir, sisa lelang, PHLN, SBSN, perjalanan dinas dan swakelola yang tidak bisa dilaksanakan akibat pandemi Covid-19,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam keterangan tertulis tadi pagi.

Pagu anggaran 2021 yang terserap secara efektif tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur bidang PUPR.

Di bidang sumber daya air, Kementerian PUPR berhasil melakukan pembangunan 48 bendungan di mana sebanyak 13 bendungan telah diselesaikan dan diresmikan. Sementara 34 bendungan lainnya masih dalam tahap konstruksi.

Pembangunan bendungan ini diikuti oleh pembangunan daerah irigasi dan rehabilitasi jaringan irigasi untuk memanfaatkan air tersebut. Pada TA 2021 Kementerian PUPR membangun 22.958 ha daerah irigasi dan merehabilitasi 364.510 jaringan irigasi.

Untuk pengendali banjir dan pengaman pantai Kementerian PUPR berhasil membangun 261 km.

Selanjutnya Kementerian PUPR membangun 43 embung, hal ini lebih tinggi dari target awal yakni 42 embung. Kemudian menyediakan 4,57 m3/detik air baku, ini juga lebih tinggi dari target awal yakni 3,5 m3/detik.

Di bidang jalan dan jembatan pada TA 2021 Kementerian PUPR membangun 30.136 m jembatan ini lebih tinggi dari target awal yaitu 22.065 m, pembangunan 122,85 km jalan tol, 710 km jalan nasional baru dan 2.321 m flyover/underpass.

Di bidang permukiman, Kementerian PUPR berhasil membangun 2.065 liter/detik Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) capaian ini lebih tinggi dari target yakni 2.012 liter/detik.

Selanjutnya 1.195.953 KK penanganan sampah yang lebih tinggi dari target yakni 642.224 KK, 386.813 KK pengelolaan air limbah atau lebih tinggi dari target 131.342 KK, 4.194,99 ha penanganan kawasan kumuh, 8 kawasan pengembangan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu (MYC lanjutan, selesai 2022) yang lebih tinggi dari target yakni 3 kawasan PLBN.

BACA JUGA:   Prediksi Ekonomi 2022 dari Ekonom UOB

Kemudian, ada 566 unit pembangunan dan rehabilitasi prasarana dan sarana pendidikan olahraga dan pasar lebih tinggi dari target yakni 1.431 unit.

Di bidang perumahan Kementerian PUPR berhasil membangun 3.311 unit rumah khusus, yang berarti lebih tinggi dari target yakni 2.631 unit, 127.091 unit rumah swadaya lebih tinggi dari target yaitu 114.900 unit, 7.024 unit (194 tower) rumah susun, dan 25.765 unit PSU perumahan.

“Dalam rangka menjaga daya beli masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan di tengah Pandemi Covid-19, Kementerian PUPR terus melanjutkan Program Padat karya Tunai (PKT). Pada TA 2022 Kementerian PUPR melakukan 20 kegiatan PKT yang tersebar di 33 provinsi yang berhasil menyerap 1,8 juta pekerja,” kata Menteri Basuki Hadimuljono.

Tags: anggaran kementerian puprbasuki hadimuljono
Previous Post

Wah, Hilirisasi Batu Bara Senilai Rp30 Triliun!

Next Post

Prediksi Pertumbuhan Ekonomi dari Pejabat BI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR