Jakarta, TopBusiness – Tangal 28 Januari 2022 lalu menjadi hari bersejarah bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Penataran Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Hari itu genap perusahaan air minum itu berusia 29 tahun. Dengan penuh sederhana perayaan Hari Ulang Tahun ke-29 itu digelar dipimpin langsung oleh Bupati Blitar, Rini Syarifah.
Rangkaian peringatan ini diselenggarakan di dua tempat, yakni Pendapa Agung Ronggo Hadi Negoro dan Kantor PDAM Tirta Penataran, Wlingi.
Seperti biasa, sebelum perayaan kegiatan HUT ini, Bupati Rini Syarifah dan Direktur PDAM Tirta Penataran, Yoyok Widoyoko memberikan santunan kepada anak yatim. Hal ini juga diilakukan di Kantor PDAM Tirta Penataran, Wlingi. Bahkan, personel Badan Usaha Milik Daerah yang siap memasarkan produk air minum dalam kemasan (AMDK) itu melakukan santunan itu di beberapa titik kantor unit pelayanan.
Usai santunan, kegiatan dilanjutkan dengan siraman rohani dan acara potong tumpeng. Pada momen berbahagia ini Bupati Rini Syarifah juga merilis truk tangki untuk meningkatkan pelayanan air bersih.
“Oiya, ada gebyar pasang baru, ada pembebasan denda, subsidi bagi pelanggan kurang mampu di masa pandemi, dan beberapa program lain. Ini harus disosialisasikan bersama. Tidak hanya PDAM, tapi dinas-dinas juga ikut membantu,” ujar Bupati Rini Syarifah di acara itu, dikutip Kamis (3/2/2022).

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Blitar ini juga mengapresiasi kinerja PDAM Tirta Penataran. Pasalnya, BUMD ini menjadi salah satu perusahaan daerah yang tetap eksis dan bisa mendukung upaya pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Tidak hanya itu, PDAM Tirta Penataran juga berhasil meraih penghargaan TOP BUMD Awards 2021 lalu. “Ke depan, prestasi ini harus ditingkatkan dengan berkolaborasi dengan berbagai pihak,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Rini juga memberikan peluang sebesar besarnya kepada PDAM Tirta Penataran untuk memasarkan produk barunya di internal pemerintahan.
Ya, saat ini perusahaan daerah ini mulai memperluas jaringan usaha dengan membuat produk AMDK. Menurut Bupati, produk ini memiliki peluang yang sangat besar di masa yang akan datang. “Silakan, nanti bisa kolaborasi dan kerja sama dengan dinas-dinas. Dari pada kita membeli produk lain. Berkali-kali saya sampaikan, tidak ada salahnya menggunakan produk sendiri untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pinta Sang Bupati.
Selain itu, Bupati juga berpesan agar aksi sosial seperti santunan kepada anak yatim dan masyarakat kurang mampu menjadi agenda rutin dalam setiap kegiatan PDAM Tirta Penataran. Sebab, hal ini bisa menjadi salah satu sarana agar ikhtiar yang dilakukan membawa berkah.
“Jadi kalau kiai saya matur, santunan itu tidak hanya di HUT saja. Tapi juga pada momentum lain. Mungkin ini bisa menjadi alasan agar ikhtiar dan usaha kita ini menjadi berkah,” katanya.
Tingkatkan Pelayanan
Sementara itu di kesempatan yang sama, Direktur PDAM Tirta Penataran Yoyok Widoyoko mengakui bahwa pelayanan air bersih masih harus terus ditingkatkan. Di sisi lain, ada beberapa kebijakan dengan harapan bisa meringkan beban masyarakat dimas pandemi.

“Kami ada reklasifikasi hingga penurunan tarif. Tapi syukur ahlamdulillah, hal ini justru meningkatkan pendapatan PDAM,” ujar Yoyok.
Yoyok pun memaparkan keberhasilan PDAM ini yang sukses meraih penghargaan TOP BUMD Awards 2021 lalu. Padahal untuk mendapatkan capaian ini tidaklah mudah. Sebab ada ratusan atau bahkan ribuan BUMD di Tanah Air yang berpartisipasi dalam ajang bergengsi tahunan ini.
Adapun untuk memaksimalkan cakupan pelayanan, Yoyok berencana untuk mengaktifkan kembali beberapa kantor unit pelayanan yang telah lama mati suri. Saat ini, baru ada 14 kecamatan yang memiliki kantor unit pelayanan PDAM.

“Di momen ulang tahun ini, kami berharap bisa lebih baik dari sebelumnya. Terus berkembang, memberikan kontribusi dan menjadi kebanggan daerah,” tutup Yoyok.
FOTO-FOTO: Istimewa
