TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indonesia Banyak Lahirkan Unicorn, BEI Yakin bisa Digiring IPO

Busthomi
4 February 2022 | 16:30
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Perusahaan-perusahaan teknologi berskala raksasa ternyata banyak dilahirkan di Indonesia. Baik itu bersakala unicorn maupun centaur. Hal ini pun memantik pihak PT Bursa Efek Indonesia untuk mengajak mereka bisa melepas sahamnya ke Bursa melalui skema penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).   

Menurut Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, Indonesia sejauh ini merupakan negara terbesar di Asean yang menghasilkan perusahaan unicorn.

Tercatat, sembilan dari 15 unicorn yang beroperasi ternyata ada di Indonesia. Adapun untuk perusahaan di bawahnya yakni centaur itu sebanyak 38 persen tumbuh di Indonesia.

“Asean merupakan negara yang kedepannya akan diperhitungkan, dari sisi pertumbuhan perusahaan dengan size unicorn dan centaur atau berdasarkan nialinya. Untuk itu, kita (BEI) dan OJK melakukan adaptasi regulator,” ujar dia, dalam Edukasi Wartawan Pasar Modal, di Jakarta, ditulis Jumat (4/2/2022).

Untuk bisa mereka melantai ke Bursa, kata Nyoman, pihaknya telah melakukan banyak pendekatan. Baik itu pendekatan langsung maupun pendekatan melalui pihak ketiga. “Melalui pertemuan personal, secara aktif melakukan pertemuan one on one dengan calon perusahaan tercatat baik dengan founder atau manajemen,” terang dia.

Adapun melalui pihak ketiga, BEI telah melakukan pemetaan pemetaan yang dapat diajak untuk bekerja sama mendorong Unicorn dan Centaur IPO dan listing di Bursa. Melalui stakeholder di ekosistem seperti Venture Capital, dan profesi penunjang lainnya.

Dari hasil roadshow itu, menurutnya, sudah ada 15 perusahaan unicorn dan centaur yang berkomitmen akan melakukan IPO. “Kita sudah petakan, ada 50 unicorn dan centaur. Kita sudah bertemu dengan mereka, dan hasilnya 15 perusahaan menyatakan rencananya untuk go public, dan nanti ke depannya kita akan tindak lanjuti,” terang Nyoman.

BACA JUGA:   BEI Sebut Sentimen Virus Corona Bisa Pengaruhi Saham

“Makanya Bursa telah melakukan monitoring progress persiapan calon perusahaan tercatat dari sektor teknologi itu agar dapat melakukan IPO dan pencatatan tahun 2022 ini,” katanya.

Untuk diketahui, perusahaan unicorn merupakan perusahaan yang memiliki nilai valuasi mencapai 1 miliar dollar AS. Adapun centaur merupakan perusahaan yang memperoleh nilai valuasi lebih dari 100 juta dollar AS hingga 1 miliar dollar AS.

FOTO: Rendy MR

Tags: beiipo unicornpasar modal
Previous Post

Meland Expo “BLANJAPROPERTI’22” Sambut Program PPN DTP Sektor Properti

Next Post

Presiden Sebut Tol Binjai- Stabat Garapan Hutama Karya Banyak Manfaat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR