Jakarta, TopBusiness – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat perdagangan di pekan pertama Februari 2022 ini bertumbuh positif. Beberapa indicator perdagangan mengalami pertumbuhan.
“Perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan pertama bulan Februari tahun 2022 ditutup dengan data yang positif,” demikian seperti disebutkan dalam keterangan resmi BEI, yang disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan Yulianto Aji Sadono, Sabtu (5/2/2022).
Untuk rata-rata volume transaksi harian Bursa selama sepekan lalu mulai 31 Januari-4 Februari 2022 itu meningkat sebesar 2,81 persen menjadi 22,314 miliar saham dari 21,705 miliar saham pada penutupan pekan sebelumnya.
Kemudian, lanjutnya, peningkatan sebesar 2,52 persen selama sepekan juga terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi Bursa, menjadi 1.369.297 transaksi dari 1.335.673 transaksi selama sepekan yang lalu.
Selain itu, untuk kapitalisasi pasar Bursa juga turut meningkat sebesar 1,40 persen menjadi Rp8.488,375 triliun dari Rp8.371,146 triliun pada pekan sebelumnya.
“Senada dengan kapitalisasi pasar Bursa, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga berada di zona hijau dengan menguat sebesar 1,29 persen dan kembali berada di level psikologis 6.700 atau tepatnya 6.731,391 dari 6.645,511 pada penutupan perdagangan pekan lalu,” ujarnya.
Untuk rata-rata nilai transaksi harian Bursa juga meningkat sebesar 1,09 persen menjadi Rp12,194 triliun dari Rp12,063 triliun pada pekan sebelumnya.
Adapun aksi investor asing pada Juamt itu mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp873,11 miliar dan sepanjang tahun 2022 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp7,75 triliun.
FOTO: Rendy MR
