Jakarta, TopBusiness — PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) hari ini, 8 Februari 2022 resmi mencatatkan sahamnya di PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pemilik outlet Gokana, Raa Cha, Monsieur Spoon, BMK, Platinum, dan Chopstix itu menjadi perusahaan tercatat ke-6 di BEI pada tahun 2022 ini.
Dalam aksi korporasi ini, ENAK melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) dengan melepas sebanyak 433.333.400 saham atau setara dengan 20,00% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh dengan rincian 166.666.800 saham baru dan 266.666.600 saham divestasi milik Barokah Melayu Foods Pte. Ltd.
Saham ENAK ditawarkan dengan harga penawaran sebesar Rp850,- per sahamnya, sehingga total dana hasil IPO yang diperoleh ENAK adalah sebesar Rp368,3 miliar, yang terdiri dari Rp141,7 miliardari hasil Penawaran Umum Saham Baru dan sebesar Rp226,6 miliar dari Penawaran Umum Saham Divestasi.
“Perseroan akan menerima seluruh dana hasil dari IPO ini. Dan setelah dikurangi seluruh biaya-biaya emisi saham baru, akan dipergunakan untuk pembayaran sebagian utang Perseroan kepada PT Bank CIMB Niaga Tbk dan pemegang saham Perseroan sekitar 56 persen,” terang Direktur Utama ENAK, Ali Gunawan Budiman, dalam keterangan resmi yang diterima media, Selasa (8/2/2022).
Selanjutnya, disebut Ali, dana tersebut juga akan digunakan untuk belanja modal berupa renovasi (fit out) baik untuk outlet baru maupun outlet eksisting dan juga untuk belanja modal dalam rangka meningkatkan Dapur Utama Perseroan dan sarana penunjang lainnya sekitar 19 persen.
“Sisanya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan untuk mendukung kegiatan usaha Perseroan,” jelasnya.
Selama masa penawaran umum yang berlangsung pada tanggal 2-4 Februari 2022 lalu, saham ENAK banyak diminati oleh masyarakat dengan adanya kelebihan permintaan (oversubscribed) sekitar 4,29kali dari porsi penjatahan terpusat (pooling) yang ditawarkan kepada masyarakat.
Perseroan merupakan platform food & beverage yang berfokus pada segmen casual dining yang bertumbuh pesat di Indonesia. Perseroan memiliki formula bisnis yang telah terbukti yang mengutamakan konsep value for money yaitu makanan berkualitas dengan harga yang terjangkau (affordable) dan platform yang highly scalable dan efisien untuk ekspansi dengan cepat dan mudah.
Dengan menyandang status sebagai perusahaan terbuka, Perseroan diharapkan akan selalu menerapkan prinsip good corporate governance (GCG) dalam setiap langkah yang diambil.
“Perseroan juga dapat memanfaatkan kesempatan untuk berkembang dan tumbuh menjadi lebih besar yang tentunya dengan dukungan masyarakat sebagai salah satu pemegang saham Perseroan.
“Meskipun kondisi perekonomian nasional yang belum pulih total sebagai akibat pandemi COVID-19, Perseroa tetap optimis bahwa bisnis food & beverage tetap akan tumbuh dan menjadi primadona di masa yang akan datang.
FOTO: Istimewa
