TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BI Klaim Suku Bunga Kredit Alami Penurunan

Busthomi
11 February 2022 | 15:33
rubrik: Ekonomi
Jelang Ramadhan, BI Sebut Ada Perbaikan Kinerja Penjualan Eceran

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Bank Indonesia (BI) terus menjaga suku bunga acuannya atai BU 7 Day Repo Reverse Rate di posisi 3,5%. Suku bunga rendah ini mestinya bisa dikuti oleh suku bunga perbankan baik simpanan maupun pinjama untuk lebih turun lain.

Kendati banyak pihak yang menuding suku bunga perbankan, terutama suku bunga kredit masih tinggi, namun disebut BI suku bunga kredit terus mengalami tren penurunannya. “Suku bunga perbankan terus mengalami penurunan didukung oleh suku bunga kebijakan moneter yang tetap rendah, likuiditas yang longgar dan persepsi risiko yang membaik,” tutur Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, dikutip Jumat (11/2/2022).

Menurut Erwin, di pasar uang dan pasar dana, suku bunga Pasar Uang Antar Bank (PUAB) overnight dan suku bunga deposito 1 bulan perbankan telah menurun, masing-masing sebesar 25 bps dan 131 bps sejak Desember 2020 menjadi 2,79% dan 2,96% pada Desember 2021 lalu.

“Di pasar kredit, suku bunga kredit baru melanjutkan tren penurunan sejalan dengan penurunan Harga Pokok Dana untuk Kredit dan perbaikan persepsi risiko perbankan, di tengah aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat yang meningkat,” katanya.

Untuk itu, lanjut Erwin, BI memandang peran perbankan dalam penyaluran kredit atau pembiayaan termasuk melalui penurunan suku bunga kredit dapat ditingkatkan guna semakin mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Selain masalah suku bunga perbankan, BI juga memantau kondisi likuiditas perbankan yang tetap longgar sejalan dengan dampak sinergi kebijakan BI dengan Pemerintah dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional. BI telah menambah likuiditas (quantitative easing) di perbankan sebesar Rp10,34 triliun pada tahun 2022 ini yaitu hingga 8 Februari 2022 lalu.

Selanjutnya, BI juga terus melanjutkan pembelian SBN di pasar perdana untuk pendanaan APBN 2022 sebesar Rp3,56 triliun (hingga 8 Februari 2022) melalui mekanisme lelang utama sesuai dengan Keputusan Bersama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia yang berlaku hingga 31 Desember 2022.

BACA JUGA:   Nggak Taunya Obligasi Pemda Tak Cukup Hanya Diaudit BPK

“Kondisi likuiditas perbankan bulan Desember 2021 tetap longgar, tercermin pada rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) yang tinggi mencapai 35,12% serta Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh sebesar 12,21% (yoy),” ujarnya.

Likuiditas perekonomian juga meningkat. Hal ini tercermin pada uang beredar dalam arti sempit (M1) dan luas (M2) pada Desember 2021 yang tumbuh meningkat masing-masing sebesar 17,9% (yoy) dan 13,9% (yoy). “Pertumbuhan uang beredar tersebut terutama didukung oleh berlanjutnya ekspansi fiskal dan peningkatan kredit perbankan,” pungkas Erwin.

BI juga mencatat, ketahanan sistem keuangan tetap terjaga dan intermediasi perbankan melanjutkan perbaikan secara bertahap. Rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) perbankan Desember 2021 tetap tinggi sebesar 25,67%, dan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) tetap terjaga, yakni 3,00% (bruto) dan 0,88% (neto). Intermediasi perbankan juga terus membaik dengan pertumbuhan kredit sebesar 5,24% (yoy) pada Desember 2021.

FOTO: Istimewa

Tags: bilikuiditas perbankansektor perbankansuku bunga kredit
Previous Post

Peritel Modern Bantah Timbun Minyak Goreng

Next Post

Jelang MotoGP Mandalika, PLN Pastikan Pasok Listrik Tanpa Kedip

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR