Jakarta, TopBusiness—DBS Group Research menyoroti empat faktor yang harus diperhatikan pada tahun 2022.
Secara tertulis akhir pekan kemarin, Corporate Banking Director Bank DBS Indonesia, Kunardy Lie, mengatakan bahwa empat faktor itu adalah: pertama, momentum pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang lebih tinggi.
Kedua, kebijakan fiskal dan moneter berada di jalur yang tepat untuk secara bertahap mengendurkan bias akomodatifnya. Ketiga, walau sudah kuat dan tersanggah dengan baik, keseimbangan eksternal kemungkinan akan lebih baik.
“Yang keempat, fokus pada sektor komoditas hilir dan infrastruktur,” kata dia.
Dikatakannya bahwa pihaknya senantiasa berupaya untuk memberikan solusi finansial kepada nasabah korporasi melalui solusi pendanaan yang tepat. Hal itu baik berupa kredit pinjaman, maupun debt capital market advisory.
Sejalan dengan pemulihan ekonomi yang semakin baik, pihaknya melihat peluang untuk terus menjalin kerja sama dengan lebih banyak lagi emiten terkemuka di sektor teknologi, konsumen dan kesehatan.
“Ke depan, kami ingin memberikan lebih banyak layanan perbankan yang berfokus pada keberlanjutan, sesuai dengan salah satu pilar kami yaitu Responsible Business Practice,” ujar Kunardy.
