TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Diperkirakan Melemah

Agus Haryanto
18 February 2022 | 06:51
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Dalam daily research report dari samuel research team memprediksikanl IHSG di Bursa Efek Indonesia bergerak melemah. 

Melalui Samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, menunjukkan IHSG Berpotensi Kembali Terkoreksi Hari Ini.

Bursa saham AS ditutup melemah pada Jumat (17/2): Dow Jones turun 1,78%, begitu juga S&P500 (2,12%) dan Nasdaq (2 88 %). Pelemahan pasar AS dipicu oleh kekhawatiran atas ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina, menyusul peringatan dari Presiden Joe Biden bahwa serangan bisa datang dalam beberapa hari ke depan. 

Selain itu, kinerja keuangan sejumlah emiten bursa saham AS yang mengecewakan juga membebani pasar. Dari sisi ekonomi, angka klaim pengangguran mingguan berada di 248 ribu, naik dari minggu sebelumnya (225 ribu). 

Pasar komoditas bergerak mixed pada Kamis (17/2). Minyak WTI 2,03% ke level USD 91,76/barel dan batubara melemah 1,83% di level USD 204/ton, sementara nikel menguat 2,04% ke level USD 24.456/ton, CPO naik 1,98% ke level MYR 5.719/ton, emas menguat 1,63 % ke USD 1.902/toz, dan timah naik 0,67% ke USD 43.699/ton.

Bursa Asia ditutup cenderung menguat kemarin. Nikkei -0 83%, Shanghai flat +0,06, Hang Seng +0,30%, dan Kospi +0,53%.

IHSG ditutup melemah 0,22% pada perdagangan kemarin ke level 6.835, dengan angka net buy asing sebesar Rp 649,5 miliar. Investor asing mencatatkan net buy di pasar reguler sebesar Rp 219,2 miliar dan net buy di pasar negosiasi senilai Rp 219,2 miliar. 

Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh AALI (Rp 92,3 miliar), BBNI (Rp 86,7 miliar), dan ARTO (Rp 86,7 miliar). Sementara  itu, net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBRI (Rp 68,4 miliar), BUMI (Rp 27,3 miliar), dan ADRO (Rp 19,6 miliar). SUPR, EMTK, dan HMSP menjadi top leading movers, sementara BBCA, TPIA, dan BEBS menjadi top lagging movers. Indeks EIDO ditutup melemah 1,73%.

BACA JUGA:   IHSG bisa Bergerak Naik

Sebanyak 63,956 kasus baru COVID-19 dilaporkan di Indonesia kemarin, (-1,2% dibanding hari sebelumnya), dengan daily positivity rate seebsar 18,6%. Sementara itu, sebanyak 39.072 orang dinyatakan sembuh pada hari yang sama (recovery rate 87 8%).

Pagi ini pasar regional dibuka melemah, Nikkei 1,19% dan Kospi 1,08%. “Kami memperkirakan IHSG berpotensi kembali terkoreksi hari ini, sejalan dengan pergerakan negatif bursa global dan regional,” demikian tertulis.

Foto: Rendy MR

Previous Post

CSR Solusi Bangun Indonesia Libatkan Masyarakat

Next Post

67 Persen Sektor Publik di Indonesia Telah Mengadopsi Cloud Computing

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR