TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Klarifikasi Pihak OVO, ‘OVO Investasi Reksadana’ yang Disebut Satgas Waspada Investasi Adalah Akun Palsu

Busthomi
21 February 2022 | 12:42
rubrik: Business Info
KPPU Endus Praktik Monopoli Dilakukan OVO

Foto: isitmewa

Jakarta, TopBusiness — OVO (PT Visionet Internasional) menegaskan bahwa “OVO Investasi Reksadana” yang tertera dalam Siaran Pers Satgas Waspada Investasi (SWI) OJK pada tanggal 17 Februari 2022 lalu adalah akun grup Telegram palsu.

Akun ini tidak memiliki kaitan sama sekali dengan OVO sebagai penerbit uang elektronik yang memiliki izin resmi dari Bank Indonesia, maupun dengan seluruh perusahaan yang terafiliasi dengan OVO. Kanal Telegram resmi OVO hanya ada satu dengan nama: “Komunitas Tim OVO”.

Karaniya Dharmasaputra, Presiden Direktur OVO menyatakan, “Kami menegaskan bahwa akun Telegram investasi yang mengatasnamakan OVO tersebut merupakan akun palsu dan bukan bagian dari kelompok perusahaan uang elektronik OVO.”

“Kami merasa sangat dirugikan karena nama OVO telah disalahgunakan secara ilegal dan melanggar hukum. Kami mengucapkan terima kasih atas langkah tegas OJK, BI dan pemerintah yang terus memberantas akun-akun palsu yang berupaya menipu masyarakat luas,” ujar Karaniya, Senin (21/2/2022).

“Kami terus berkoordinasi dengan aparat dan pihak Telegram agar akun-akun palsu yang telah memalsukan dan mencatut nama banyak perusahaan tekfin, bank, dan lembaga keuangan terkemuka lainnya ini, segera diberantas,” lanjut Karaniya.

Beberapa hari lalu, Satgas Waspada Investasi OJK telah menutup 21 entitas yang melakukan kegiatan ilegal berkedok investasi.Oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut memalsukan nama sejumlah perusahaan termasuk OVO dan Mandiri Investasi.

Karaniya Dharmasaputra menambahkan, OVO berharap, agar pihak berwajib dapat segera menindak para pelakunya sehingga masyarakat terhindar dari penipuan.

“Kami juga berterima kasih atas klarifikasi dan penegasan dari SWI OJK kepada media bahwa ‘OVO Investasi Reksadana’ tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan OVO; untuk menghindari kebingungan di masyarakat.”

Tongam L. Tobing, Ketua SWI OJK, meminta masyarakat agar sebelum melakukan investasi untuk memastikan pihak yang menawarkan investasi tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.

BACA JUGA:   OJK Siap Dukung Program Prioritas Pemerintah

Selain itu, juga agar dipastikan pihak yang menawarkan produk investasi, memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar.

Lebih lanjut, OVO kembali mengingatkan masyarakat untuk senantiasa waspada dan berhati-hati dalam melakukan kegiatan digital.

Sebagai upaya memastikan legalitas perusahaan fintech, masyarakat dapat mengakses www.cekfintech.id, situs yang dihadirkan pemerintah beserta Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH).

OVO mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna OVO atas kepercayaan yang telah diberikan selama ini, dan mengimbau agar selalu menghubungi OVO melalui kanal resmi OVO, sebagai berikut: seperti media sosial maupun layanan kepada pelanggan.

FOTO: Istimewa
Tags: Investasi BodongojkOVOsatgas waspada investasi
Previous Post

Gandeng Perusahaan Farmasi India, Kalbe Farma Siap Pasarkan Obat Terapi Covid-19

Next Post

Bank Sampah, Satu Inovasi BPR Kuningan

Comments 1

  1. UUY says:
    3 years ago

    Mohon bantuannya

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR