TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sepanjang 2021, SBI Kantongi Laba Bersih Rp721 Miliar

Busthomi
23 February 2022 | 13:38
rubrik: Capital Market
Meski Kinerja Berat, Laba SBI Masih Naik 30,4 Persen di 2020

Jakarta, TopBusiness – Meski belum bisa dibilang pulih jika dibandingkan sebelum pandemi, konsumsi semen domestik mengalami kenaikan sebesar 4,3% menjadi 65,2 juta ton dibandingkan tahun 2020 yang mencapai 62,5 juta ton.

Sementara itu, untuk pasar ekspor naik 23,2% menjadi 11,4 juta ton dibandingkan tahun 2020 yang mencapai 9,3 juta ton.

Selain kondisi market overcapacity dan pandemi yang masih berlanjut, industri semen juga mengalami tantangan kenaikan harga batu bara di tahun 2021 akibat krisis energi global. Kenaikan harga ini berdampak pada biaya energi yang berkontribusi sekitar 30% pada biaya produksi.

Meski dibayangi berbagai tantangan berat di tahun 2021, sinergi bersama dengan induknya, PT Semen Indonesia (Persreo) Tbk atau SIG berhasil membantu PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) mempertahankan kinerja positif dengan mencapai total volume penjualan semen dan terak sebesar 13,4 juta ton atau naik sebesar 12,4% jika dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 11,9 juta ton.

Membaiknya volume penjualan juga dialami bisnis beton jadi sebesar 25,4% menjadi 1,1 juta m3, dan agregat sebesar 48,7% menjadi 913 ribu ton.

“Sinergi dan berbagai upaya efisiensi yang dilakukan oleh Perseroan, membantu SBI menjaga EBITDA tetap positif dan mencatat peningkatan laba bersih menjadi sebesar Rp721 miliar meningkat dari tahun sebelumnya senilai Rp651 miliar,” ujar Direktur Utama, Lilik Unggul Raharjo, di Jakarta, Rabu (23/2/2022).

Kondisi itu ditopang oleh pendapatan yang berhasil dikantongi sebesar Rp11,21 triliun atau meningkat dari tahun 2020 di angka Rp10,1 triliun. Dengan laba kotor di angka Rp2,85 triliun turun tipis dari Rp2,98 triliun di 2020. Dengan EBITDA tetap positif di posisi Rp2,402 triliun menjadi Rp2,482 triliun. Dengan laba sebelum bunga & pajak penghasilan sebesar Rp1,54 triliun dari sebelumnya Rp1,64 triliun.

BACA JUGA:   <i>Safee D’joyo Lestari</i> Sulap Sampah Jadi Energi, CSR TPST SBI Tuban Dorong Ekonomi Sirkular Desa

Proyeksi 2022

Menanggapi kinerja tahun 2021, Lilik Unggul Raharjo mengatakan bahwa pandemi seharusnya sudah dapat lebih diatasi. “Pandemi dan krisis energi merupakan sinyal kuat urgensi atas kebutuhan solusi-solusi berkelanjutan. Karena itu, SBI akan fokus pada inisiatif-inisiatif berorientasi pembangunan berkelanjutan yang menjadi daya saing kami,” katanya.

“Mulai dari aplikasi digitalisasi untuk operasional yang efisien, pemanfaatan bahan baku dan bahan bakar alternatif untuk meningkatkan efisiensi penggunaan batu bara dan menurunkan emisi karbon, hingga penciptaan solusi-solusi konstruksi berkelanjutan sesuai kebutuhan pembangunan saat ini dan masa depan,” terangnya.

FOTO: Istimewa

Tags: industri semenkinerja keuanganPT Solusi Bangun Indonesia TbkSMCB
Previous Post

Saat Covid, CSR Bank Sumut Dorong Sektor Pariwisata

Next Post

Fitur Hitung Zakat Emas di Aplikasi Ini Raih Opini Sesuai Prinsip Syariah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR