TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Berpeluang Rebound

Agus Haryanto
25 February 2022 | 06:49
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Dalam daily research report dari samuel research team memproyeksi indeks harga saham gabungan atau  IHSG berpeluang rebound.

Melalui Samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, berjudul  IHSG Berpotensi Rebound Hari Ini.

Bursa saham AS semalam (24/2) ditutup menguat: Dow Jones +0,28%, S&P500 1,50%, dan Nasdaq 3,34%, seiring dengan aksi buy on weakness yang dilakukan para investor pasca melemahnya pasar akibat tekanan dari tensi Rusia-Ukraina. 

Selain itu, pasar tampaknya memperkirakan The Fed akan cenderung lebih dovish setelah invasi Rusia ke Ukraina dan memperkecil kenaikan Fed Rate bulan depan dari 50 bps ke 25 bps. 

Terkait situasi Rusia-Ukraina, presiden AS Joe Biden mengumumkan akan memberikan sanksi ekonomi tambahan ke Rusia sebagai upaya untuk memperlemah ekonomi Rusia. 

Harga komoditas mayoritas bergerak menguat pada Kamis (24/2), minyak WTI naik 0,8% ke level USD 92,81/barel, batubara 14,3% di level USD 237/ton, CPO 8,5% ke level MYR 6.786/ton, timah 1,2% ke USD 44.935/ton, emas 0,8% ke USD 1.926 toz, sementara nikel melemah 0,5% ke level USD 24.725/ton.

Bursa Asia ditutup melemah pada Kamis (24/2). Hang Seng -3,21%, Kospi 2,60%, Nikkei 1,81%, dan Shanghai 1,70. IHSG ditutup melemah 1,47% ke level 6818, dengan total net foreign buy sebesar Rp 899,7 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy sebesar IDR 826.4 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing sebesar Rp 73,3 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBNI (Rp 258,2 miliar), BBCA (Rp 203,8 miliar), dan PTBA (Rp 108,1 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh TLKM (Rp 147,9 miliar), BMRI (Rp 54,4 miliar), dan MDKA (Rp 48,8 miliar). ADRO, UNTR, dan ITMG menjadi top leading movers, sementara BBRI, TLKM, dan ARTO menjadi top lagging movers. 

BACA JUGA:   Di Sesi Penutupan, Indeks Melonjak

Indonesia mencatatkan 57.426 kasus baru COVID-19 pada Kamis (24/2) (-6,6% lebih rendah dibanding hari sebelumnya), dengan daily positivity rate 19,9%. Sementara itu, sebanyak 317 pasien meninggal dan 42.518 orang dinyatakan sembuh (recovery rate 86,4%).

Pagi ini pasar regional dibuka menguat, Nikkei 0,95% dan Kospi 1,22%. “Kami meyakini IHSG berpotensi rebound hari ini, seiring dengan sentimen positif dari pergerakan bursa global dan regional, serta potensi penguatan emiten berbasis komoditas akibat naiknya harga sejumlah komoditas,” demikian tertulis.

Foto: Rendy MR

Previous Post

LKN Dukung Komunitas Warga Desa untuk Indonesia Lebih Baik

Next Post

Melalui Terobosan dan Inovasi, Bank Kulon Progo Tetap Tumbuh di Tengah Pandemi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR