TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PT Indo Tambangraya Megah Tbk Berikan “Kail” kepada masyarakat dan Apik Kelola Lingkungan

Albarsyah
21 March 2022 | 16:25
rubrik: Event
PT Indo Tambangraya Megah Tbk Berikan “Kail”  kepada masyarakat dan Apik Kelola Lingkungan

Jakarta, TopBusiness  – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITM), sebagai perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dari negara Gajah Putih, Thailand telah menjadi core business pada perusahaan pertambangan batubara yang mendapatkan Wilayah Kerja Produksi (WKP) semenjak tahun 1987 telah melakukan eksploitasi dengan produksi sebasar 18,2 metrik ton dan penjualannya 20,1.

Tentunya ITM memiliki keunggulan tersendiri dalam pengembangan masyarakat di lingkar pertambangan di wilayah operasional  dan juga diseluruh anak-anak perusahaan dalam menciptakann keunggulan kepedulian sosial perusahaan (CSR).

ITM membangun pengembangan masyarakat dengan melakukan sinergitas dengan Badan Usaha Desa (BUMDES). Pembangunan sinergitas dengan BUMDES dalam membangun perekonomian desa. Keterkaitan BUMDES ini mendapatkan kebermanfaatan dengan pembangunan kerjasamanya. Pertama, kemandirian BUMDES, kedua memberikan kesempatan BUMDES menjadi pengelola bisnis secara profesional.

Pengembangan bisnis yang langsung dikelola BUMDES ini menjadi meningkatkan dan pengembangksn perekonomian masyarakat yang berkelanjutan.

Kerjasama ITM dengan BUMDES ini masuk pada program 2019 sampai 2025 mencakup: pertama, pengembangan sarana air bersih (Air roda kehidupan)  dimana masyarakat mengelola bisnis air setara SPAM. Kedua, Pertanian padi menuju kewaspadaan pangan (Lumbung padi). Ketiga, Pengembangan penanaman dan wisata mangrove (PANTAIKU HIJAU). Keempat, pengembangan sapi terintegrasi IFS (sapi  mandiri). 

Juga turut membangun masyarakat dalam: Generasi berilmu mandiri tangguh, Generasi cerdas berkarakter, Desaku sehat, Desa produktif (UMKM & BUMDES), Desaku Mandiri, Desa rumah seni, Desa hijau.

Dengan pengelolaan air bersih oleh BUMDES mendapatkan penghasilan per bulannnya sebesar Rp 79.695.000 dengan cakupan sambungan penguna air (SR) sebanyak 700 kk.

 Sementara itu BUMDES juga mendapatkan kesempatan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 450.000 hektar dan reklamasi open pit mining yang akan dilakukan ITM pada tahun 2025 sampai 2028. 

BACA JUGA:   Jalankan CSR, PT Muara Alam Sejahtera Fokus Pada Kesetaraan Gender

Dan penanaman mangrove , serta juga BUIMDES terlibat langsung dalam pembangunan projek infrastruktur di lingkar pertambangan dan lingkungan masyarakat dalam bentuk, pembuatan drainase desa, pengerasan jalan, pembangunan jembatan serta infrastruktur lainnya.

ITM dan grup dan anak perusahaan yang terafiliasi dengan induknya telah patuh dan tunduk dalam berbagai peraturan di industri pertambangan  dengan manegacu kepada Good Mining Practice (GMP) serta juga menerapkkan Environmental, Social dan Governance (ESG) dengan ketat agar aspek berkelanjutan dalam lingkungan hidup dan sodial akan menjadi sejalan dengan stategi bisnis masa depan untuk menjadi perusahaan menuju bertransformasi kepada perusahaan penyediaan energi bersih (EBT).

Tentunya dengan kontribusi untuk kelestarian lingkungan tersebut, ITM mendapatkan tanggung jawab besar dari Pemerintah Pusat untuk memberikan kesempatan untuk melakukan Rehabilitasi DAS Menoreh di Kabupaten Kulon Progo, dengan tanaman Agro Forestry. Ini sebuah role model pemeliharaan lingkungan yang langsung melibatkan perusahaan pertambnagn di Indonesia.

Tak hanya itu saja, ITM juga mendapatkan tugas dari Presiden untuk membangun pusat kebun pembibitan di Kalimantan Timur untuk kebutuhan Ibukota Negara (IKN) yang akan dibangun.

Ditegaskan Direktur Sustainability and Risk Management, Ignatius Wurwanto, ITM sangat konsen dan sangat sangat serius akan kepedulian lingkungan hidup ini, tentunya berbagai upaya yang telah kami lakukan terhadap pengelolaan lingkungan yang sangat bertanggung jawab, dan kami juga yang pioner dalam membangun konsep hutan Agro Forestry, dimana konsep tersebut akan menjadi acuan bagi seluruh perusahaan tambang dalam melakukan “Open Mining Closure”, setelah proses penutupan tambang penghutan kembali dengan menanam berbagai tanaman yang sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat di lingkar tambang. 

“Bahkan ada tanaman yang sangat memberikan dampak vedar dalam ekonomi juga kami tanam di hutan tersebut seperti, tanaman kemenyan, dimana hasil getah pohon kemenyan tersebut sangat tinggi harganya, dan biasanya hasil getahnya langsung di export ke eropa dan timur tengah,” tegas Ignatius kepada dewan juri TOP CSR 2022 melalui jaringan online.

BACA JUGA:   PT KIW Gunakan Pendekatan ESG untuk Hadirkan CSR Berkelanjutan

Sumber Foto: itmg.co.id

Previous Post

Ditetapkan, Jajaran Baru Direksi Holding Pangan ID FOOD

Next Post

Indra Karya Sigap Menanggulangi Permasalahan Banjir di Kawasan Mandalika

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR