TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ini Strategi Bisnis Perumda Tirta Mangutama Badung Bangkit dari Dampak Pandemi

Editor
24 March 2022 | 11:13
rubrik: BUMD, Event
Ini Strategi Bisnis Perumda Tirta Mangutama Badung Bangkit dari Dampak Pandemi

Jakarta, TopBusiness – Air sebagai publik (public goods) menjadi dasar utama kehidupan. Sebanding dengan kegunaannya air menjadi penopang makluk hidup yang paling esensial. Karenanya, kebutuhan atas air yang bersih dan cukup telah menjadi hak bagi setiap masyarakat tanpa pengecualian. 

Sejalan dengan itu, Perumda Tirta Mangutama Kabupaten Badung, sebagai garda terdepan dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat Badung memiliki komitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan layanannya.

Hal ini seperti tertuang dalam visi Perumda Tirta Mangutama Kabupaten Badung yakni “Terwujudnya Pelayanan Prima Menuju Perusahaan Berstandar Internasional”.Untuk mewujudkan visi tersebut PDAM Tirta Ratu Samban mengusung lima misi yakni Pertama, Mempertahankan dan meningkatkan kualitas, kuantitas, kontinuitas dan keterjangkauan air minum; kedua, Mewujudkan perusahaan sehat, berkelanjutan dan berbasis teknologi informasi (IT); ketiga,Meningkatkan cakupan pelayanan kepada masyarakat; keempat, Meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan karyawan dan kelima,Memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

Pelan tapi pasti, visi dan misi perusahaan tersebut mulai diwujudkan oleh manajemen Perumda Tirta Mangutama. Hal ini terlihat dari kinerja perusahaan dalam hal peningkatan cakupan layanan dan kinerja bisnis yang masih membukukan kinerja positif meski terkena dampak dari pandemi covid-19.

Seperti misalnya peningkatan jumlah langganan menjadi total sebanyak 74,649 pelanggan di akhir tahun 2021 dari sebelumnya sebanyak 73.281 pelanggan di tahun 2020 dengan cakupan layanan mencapai wilayah teknis sebesar 41,15% dan cakupan administrasi sebesar 38,98% . Perusahaan juga berhasil meraih predikat ‘Sehat’ dengan skor 2,83 di tahun 2020 berdasarkan nilai kinerja perusahaan berdasarkan indikator kinerja Kementerian PUPR.

“Meski ada peningkatan jumlah pelanggan, dengan mewabahnya pandemi ini kami juga terkena dampaknya sehingga ada penurunan di aspek keuangan sebesar 0,27 atau menjadi sebesar Rp 199,39 milyar di tahun 2020 dari sebelumnya Rp 258,47 milyar. Penurunan bisa dilihat juga pada indikator kinerja Return on Equity (ROI) dari 8,21% di tahun 2019 menjadi minus 5,04% di tahun 2020 dan indikator Ratio Operasional dari 0,86 di tahun 2019 menjadi 1,06 di tahun 2020,” kata Direktur Utama Perumda Tirta Mangutama I Wayan Suyasa dalam wawancara penjurian Top BUMD Awards 2022 yang diselenggarakan Majalah Top Business pada Rabu (16/03/2022).

BACA JUGA:   Mantap! Ini Dia Target dan Terobosan PDAM Kabupaten Bangli

“Selain itu kami juga mengalami beberapa kendala terutama dalam hal pemanfaatan air baku. Perusahaan terkendala dengan masyarakat terkait ijin pemanfaatan lahan Desa Adat/Pribadi, Konflik kepentingandengan subak dan permintaan kompensasi penggunaan air baku yang semakin meningkat,” sambungnya.

Strategi dan Inovasi Bisnis.

I Wayan Suyasa menegaskan meski mengalami penurunan performa dari sisi kinerja akibat dampak pandemi covid-19, namun perushaan bertekad untuk memperbaiki performanya di tahun 2022 ini. Karenanya sejumlah strategi dan inovasi bisnis terus diupayakan.

“Secara umum kami memiliki tiga strategi bisnis yakni pertama, Strategi rehabilitasi yang dilakukan untuk memperbaiki kondisi sistem air baku, pipa transmisi, bangunan produksi, jaringan pipa distribusi dan kondisi pelayanan. Kedua, Strategi optimalisasi meliputi penurunan kebocoran dan revitalisasi sistem penyediaan air bersih yang sudah ada. Strategi ini di penuhi mengingat kondisi Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung sebagai operator penyedia air minum di Kabupaten Badung berada dalam kondisi sehat sehingga perlu menjaga kualitas, kuantitas dan kontinuitas pelayanan air minum,” kata I Wayan Suyasa.

“Sementara strategi ketiga adalah strategi pengembangan dimana kami melakukan pembangunan instalasi penyediaan air minum di wilayah yang baru dan memiliki potensi air baku,” sambungnya.

I Wayan Suyasa menambahkan upaya lainnya adalah dengan memberikan layanan air siap minum dengan menerapkan Zona Air Minum Prima (ZAMP). ZAMP adalah zona atau wilayah khusus yang dirancang sebagai kawasan pelayanan dengan kualitas air telah memenuhi standar dan merupakan air siap minum, atau lebih jelasnya air yang disalurkan ke wilayah tersebut sudah memenuhi syarat untuk bisa diminum langsung tanpa harus dimasak terlebih dulu.

“Implementasi program ZAMP telah terbukti cukup baik untuk memberikan pelayanan air minum kepada konsumen kami serta berperan aktif sebagai langkah awal pemenuhan akses air siap minum langsung dari keran. Walau dalam pelaksanaannya terdapat faktor-faktor yang menjadi penghambat, namun manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan oleh pelanggan maupun perusahaan,” ujarnya.

BACA JUGA:   Bank Kaltimtara Menuju The True Regional Champion

Ia menuturkan selain menjadi alat percepatan pemenuhan akses air minum aman, program ZAMP ini juga adalah upaya yang dilakukan perusahaan untuk mempercepat peningkatan kinerja. Hal ini bisa dilihat dari meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap Perumda Tirta Mangutama dan meningkatnya konsumsi air pelanggan.

“Sejauh ini kami telah memberikan layanan ZAMP pada 2 wilayah yaitu Mengwi dan Kuta Utara dimana yang telah melayani 1.617 pelanggan atau 2, 17% dari jumlah pelanggan sebanyak 74.649 pelanggan,” paparnya.

Selain itu sebagai upaya untuk mempercepat penanganan Kebocoran dan mempercepat proses pendaftaran sambungan baru perusahaan telah menerapkan Aplikasi Sistem Informasi Layanan Konsumen (SILK) serta melaksanakan monitoring kegiatan District Meter Area (DMA) lengkap dengan Pressure Regulating Valve (PRV) dan Flowuntuk mengurangi resiko kebocoran pipa distribusi.

Kontribusi Pembangunan Daerah

Meski mengalami penurunan performa bisnis, perusahaan nyatanya masih bisa menghasilkan laba dan turut serta melaksanakan pembangunan daerah sebagai salah satu usaha meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Adapunkontribusi fiskal kepada Pemerintah Daerah di tahun 2021 adalahsebesar Rp. 1.120.328.582,00.

“Dukungan pembangunan daerah dilakukan juga dengan kami selalu berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan air bersih secara sehat dan memenuhi syarat, mengatur penggunaan air secara merata dan efisien serta mencegah pengambilan air secara liar bagi masyarakat di Kabupaten Badung dan daerah lainnya yang dapat dilayani sesuai dengan kesepakatan pemerintah daerah setempat,” pungkasnya.

Penulis: Abi Abdul Jabbar S

Tags: Perumda Tirta Mangutama Kabupaten BadungTOP BUMD Awards 2021TOP BUMD Awards 2022
Previous Post

BPR BKK Wonogiri Terus Lakukan Inovasi untuk Kejar Target Kinerja

Next Post

Gerbang Emas, Program Kredit BPR Tabalong Bersinar untuk Pelaku UMKM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR