TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BTPN Syariah Tegaskan Fokus Segmen Pra dan Cukup Sejahtera Produktif

Nurdian Akhmad
28 March 2022 | 08:44
rubrik: Business Info
BTPN Syariah Tegaskan Fokus Segmen Pra dan Cukup Sejahtera Produktif

FOTO: Istimewa

Jakarta. TopBusiness –  PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPN Syariah) dalam usianya yang lebih dari satu dekade tetap akan fokus melayani segmen pra dan cukup sejahtera produktif Indonesia.

Dalam melayani segmen ini, bank senantiasa menjalankan pola pendekatan pendampingan yang terarah, terukur dan berkelanjutan.

“Pola inilah yang memberikan kesempatan bank untuk terus mewujudkan misinya memberikan kesempatan tumbuh dan hidup yang lebih berarti kepada rakyat Indonesia,” ujar Direktur Utama BTPN Syariah Hadi Wibowo dalam keterangan pers tertulisnya, Senin (28/3/2022).

Melewati tahun kedua pandemi, kata Hadi, bank semakin belajar untuk beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan nasabah dan perkembangan zaman terutama teknologi digital.

Selama 2021 bank terus mengembangkan layanan berbasis aplikasi yang ditujukan untuk mempermudah seluruh nasabah dan agen bank yang disebut Mitra Tepat. Dengan aplikasi ini, setiap hari Mitra Tepat dapat membantu nasabah inklusi memenuhi kebutuhan mereka untuk bertransaksi perbankan.

“Pengembangan teknologi ini tentunya sangat memperhatikan tingkat literasi digital masyarakat inklusi,” katanya.

Ia memastikan bank tetap terus melakukan fungsi pendampingan sepenuh hati; memperkenalkan, mengajarkan, serta mempelajari respons mereka sebagai bagian proses penyempurnaan aplikasi sehingga tepat untuk menjadi alat dalam meningkatkan produktifitas ke depannya. semua dilakukan secara bertahap dan terus didampingi.

Sejalan dengan tujuan bisnis, tambah dia, bank tetap intensif memberikan berbagai program pemberdayaan yang terukur dan berkelanjutan kepada nasabah pembiayaan, terlebih di masa pandemi yang masih berlangsung.

“Berbagai program reward dan aktifitas sosial untuk nasabah, keluarga, dan lingkungan sekitar mereka tak luput menjadi perhatian Bank,” kata Hadi.

Menurut dia, program-program itu ditujukan untuk terus memberi motivasi di tengah pandemi yang sulit, sehingga nasabah bisa bangkit melanjutkan niat mereka untuk membangun kehidupan yang lebih berarti.

BACA JUGA:   Transaksi Saham BEI Hari Ini Rp 7,13 Triliun

Program tersebut antara lain pembiayaan khusus bagi nasabah dengan kondisi usaha yang menurun, program peningkatan kapasitas nasabah dengan berbagai pelatihan dan sertifikasi, pembiayaan lanjutan bagi nasabah yang mulai bangkit, dan pemberian hadiah emas sebagai insentif menarik.

Selain itu, bantuan biaya pendidikan agar anak-anak nasabah tetap dapat bersekolah, hingga keterlibatan bank untuk turut serta mendukung percepatan vaksinasi pemerintah melalui program vaksin bersama yang melibatkan aparat, masyarakat sekitar, hingga lembaga pendidikan, adalah cara bank untuk terus memberikan kontribusi sosial.

“Berbagai program yang terukur dan berkelanjutan ini adalah bagian dari upaya bank (BTPN Syariah) untuk tetap menunjukkan kehadirannya dan mendampingi mereka di masa yang masih tak menentu,” kata Hadi.

BTPN Syariah mencatat pembiayaan ultra mikro mengalami pertumbuhan 10 persen menjadi Rp 10,44 triliun hingga 31 Desember 2021, dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 9,52 triliun.

“Pertumbuhan itu juga disertai dengan kualitas pembiayaan yang tetap terjaga, Non Performing Financing (NPF) tercatat di posisi 2,37 persen,” ujar Hadi.

Bank juga memiliki rasio kecukupan modal (CAR) yang kuat di posisi 58 persen, jauh di atas rata-rata industri. Total aset tumbuh 13 persen (yoy) menjadi Rp 18,54 triliun dari Rp 16,44 triliun. Dana pihak ketiga tumbuh 12 persen (yoy) menjadi Rp 10,97 triliun, dari Rp 9,78 triliun, dan laba bersih setelah pajak (NPAT) mencapai Rp 1,47 triliun.

Hadi  mengatakan bank tidak mungkin mencatatkan pencapaian ini secara sendiri saja, karena ini merupakan dukungan seluruh pihak tanpa terkecuali.

“Sungguh dukungan ini membuat kami bertekad untuk terus memberikan pelayanan terbaik sepenuh hati. Insya Allah, di 2022 kita akan bersama-sama terus bergandengan dalam mengembangkan serta menjalankan berbagai inisiatif strategis untuk mewujudkan kesempatan tumbuh dan hidup yang lebih berarti bagi berjuta rakyat Indonesia,” kata Hadi.

Tags: btpn syariah
Previous Post

Indeks Tunjukkan Negatif

Next Post

Indo Premier-Sucor Roadshow Edukasi Reksa Dana di Sumatera

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR