TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Lamudi: Tingkat Persetujuan KPR Masih Rendah

Achmad Adhito
14 April 2022 | 15:57
rubrik: Business Info
Pemerintah Jamin  Ketersediaan Subsidi Perumahan 2017

Ilustrasi KPR/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Lamudi.co.id mencatat tingkat disetujuinya pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) masih berkisar pada rata-rata 19,80 persen dalam periode Januari-Maret 2022.

“Hal ini menunjukkan bahwa pelaku sektor properti masih memiliki peran penting dalam mengedukasi para calon pembeli dengan literasi finansial memadai terutama sebelum melakukan proses pengajuan KPR pada bank,” kata CEO Lamudi.co.id, Mart Polman, hari ini dalam penjelasan tertulis ke Majalah TopBusiness.

Hal ini terjadi di tengah gencarnya pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp23 triliun untuk subsidi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) membeli rumah via KPR.

Ini menandakan bahwa selain pentingnya sinergi pemerintah dengan pengembang Indonesia dalam menyediakan alternatif perumahan dengan harga terjangkau, maka developer, agen properti, dan bank memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat dengan literasi finansial memadai. Itu agar mereka lebih paham mengenai kondisi finansial mereka masing-masing.

“Di sini pemegang kepentingan sektor properti harus lebih mempertimbangkan penyampaian informasi mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan secara finansial sebelum pengajuan KPR lewat bank kepada seluruh calon pembeli properti. Ini menunjukan bahwa pengembang dan agen properti harus lebih siap memainkan peran proaktif dalam bagian edukasi publik,” Imbuh Polman.

Literasi finansial yang dimaksud antara lain berupa penentuan budget mengenai rumah yang ingin dibeli, pengetahuan mengenai uang muka minimal dan tenor KPR, pelunasan terhadap semua cicilan kredit yang masih tertunggak, pengetahuan tentang manajemen keuangan dan pengetahuan mengenai pentingnya asuransi properti.

“Ini semua harus berhasil dikomunikasikan melalui jasa konsultasi terpercaya, di sini pengembang dan agen harus beradaptasi dengan tuntutan pasar baru di mana ketersediaan informasi memadai memiliki korelasi langsung terhadap pemasaran properti,” tambah Polman.

BACA JUGA:   Lippo Cikarang Targetkan Penjualan Properti Rp 1,6 Triliun
Tags: aplikasi kprlamudi
Previous Post

Berikut, Isi Webinar Top BUMD Awards 2022

Next Post

Ini Kapasitas Produksi Air Perumdam Tirta Kerta Raharja

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR