Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Senin (18/04/2022), berpotensi terkoreksi.
Dalam laman samuel.co.id, tim peneliti Samuel melalui laporan penelitian harian, di Jakarta, mengambil judul Terdorong Sentimen Global dan Regional, IHSG Berpotensi Terkoreksi.
Pada penutupan Kamis lalu (14/4), pasar AS bergerak melemah. Dow Jones melemah 0,33%, S&P 500 1,21%, dan Nasdaq 2,14%. Perhatian pasar AS pada minggu ini akan tertuju pada pidato powell di pertemuan IMF, rilis laporan keuangan beberapa perusahaan consumer seperti JNJ US, dan PG US, serta rilis data seputar pasar perumahan.
Pasar komoditas terpantau bergerak mayoritas melemah pada Kamis (14/4) kemarin. Minyak WTI menguat 2,26% ke level USD 106,51/bbl, sedangkan Brent melemah 0,09% ke level USD 111,23/bbl. Harga batubara melemah 0,93% ke level USD 309,1/ton, sedangkan nikel menguat 1,4% ke level USD 33.442, dan CPO flat di level MYR 6.820. Sedangkan harga emas terpantau flat di level USD 1.975/toz.
Bursa Asia bergerak melemah pada Jumat (15/4) kemarin. Kospi melemah 0,76%, Nikkei 0,29%, Hang Seng closed, dan Shanghai 0,45%.
IHSG ditutup melemah 0,38% pada perdagangan Kamis lalu (14/4) ke level 7.235, dengan net buy sebesar Rp 80,1 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 492 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell Rp 411,9 miliar. Angka net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan TLKM (Rp 256,3 miliar), INCO (Rp 103,2 miliar), dan ADMR (Rp 84,2 miliar). Sementara itu, angka net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BBCA (Rp 193,7 miliar), BMRI (Rp 45,9 miliar), dan BUMI (Rp 36,8 miliar). Top leading movers adalah GOTO, INCO, dan UNTR, sedangkan BBRI, BBCA, dan ASII menjadi top lagging movers.
Terjadi penambahan 607 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada hari Minggu (17/4) namun dengan jumlah kasus sembuh yang meningkat lebih besar 2.782. Daily positive sebesar 0,9% dan overall positive rate sebesar 9,8% (recovery rate: 96,5%; kasus aktif: 58.278).
Pagi ini Kospi dibuka melemah 0,25% dan Nikkei 1,39%. “Kami memperkirakan IHSG akan melanjutkan penurunan pada hari ini, seiring dengan sentimen beragam dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” demikian tertulis.
