TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Diperkirakan Bergerak Sideways

Agus Haryanto
21 April 2022 | 08:17
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan hari ini diperkirakan bergerak sideways.

Di laman Samuel.co.id, tim riset Samuel Sekuritas Indonesia dalam laporan riset harian, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways.

Bursa AS semalam ditutup bervariasi. Nasdaq -1,2%,  DJIA +0,7%, dan S&P500 flat -0,06%, seiring dengan rilisnya laporan keuangan sejumlah emiten dengan beragam, seperti Tesla yang mencatatkan kinerja di atas ekspektasi dan Netflix yang mencatatkan kinerja yang kurang baik. 

Pelaku pasar juga akan menantikan rilis laporan keuangan beberapa emiten lainnya di hari ini seperti Snap dan American Airlines, serta juga menantikan rilis data jobless claim nanti malam. 

Pasar komoditas terpantau bergerak bervariasi, nikel -0,7% menjadi USD 33.565/ton, emas -0,2% menjadi USD 1.956/ toz, CPO -0,6% ke level RM 6.600/ton, sedangkan batu bara naik 2,9% ke level USD 336/ton, dan minyak 0,2% ke level USD 102,8/bbl

Bursa Asia kemarin ditutup bervariasi. Hang Seng -0,4%, Shanghai -1,3%, sedangkan Nikkei +0,9%, Kospi +0,0%. 

Di perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 0,4% ke level 7.227, dengan net buy asing di pasar reguler sebesar Rp 1,04 triliun dan net sell di pasar negosiasi sebesar Rp 204,9 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp 747,8 miliar), BBNI (Rp 213,1 miliar), dan ADMR (Rp 63,7 miliar). Sementara itu, net sell asing tertinggi dicatatkan oleh BBCA (Rp 66,6 miliar), TLKM (Rp 57,4 miliar), dan EXCL (Rp 41,6 miliar). Top leading movers adalah BBRI, BMRI, BBNI dan top lagging movers adalah GOTO, TLKM, UNTR.

Terjadi penambahan 741 kasus baru COVID-19 kemarin dengan positivity rate sebesar 0,6% (recovery rate: 96,7%, kasus aktif: 45.091)

BACA JUGA:   Ratusan Rumah Khusus Dibangun di Maluku Utara

Pagi ini pasar regional dibuka menguat, Nikkei +0,3% dan Kospi +0,4%. “Dengan sentimen bursa global dan regional, hari ini IHSG kami perkirakan akan bergerak sideways,” demikian tertulis.

Previous Post

Memeriahkan Bulan Ramadan, Lion Parcel Bagi-bagi BERKAH Senilai Miliaran Rupiah

Next Post

125 Juta Perangkat Dukung Rating Iklan Digital Nielsen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR