TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Berpotensi Menguat

Agus Haryanto
30 May 2022 | 05:23
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Senin (30/05/2022) awal pekan ini, berpotensi bergerak menguat.

Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul Terdorong Sentimen Global dan Regional, IHSG Berpotensi Menguat.

Pada penutupan Jumat lalu (27/5), pasar AS bergerak menguat. Dow Jones menguat 1,76%, S&P 500 2,47%, dan Nasdaq 3,33%. Perhatian pasar pada minggu ini akan tertuju pada rilis data nonfarm payroll dengan ekspektasi ekonom berada di 320 ribu. Selain itu, Eurozone juga akan merilis estimasi inflasi mereka pada Kamis waktu setempat dengan ekspektasi di angka 7,7%.

Pasar komoditas terpantau bergerak mayoritas menguat pada Jumat (27/05) kemarin. Minyak WTI menguat 0,86% ke level USD 115,07/bbl, dan Brent 1,01% ke level USD 115,32/bbl. Harga batubara menguat 0,91% di level USD 406,65/ton, dan nikel 4,56% ke level USD 28.437, sedangkan CPO melemah 2,94% ke level MYR 6.879. Sedangkan harga emas terpantau menguat ke level USD 1.859/toz.

Bursa Asia bergerak menguat pada Jumat (27/5) kemarin. Kospi menguat 0,98%, Nikkei 0,66%, Hang Seng 2,89%, dan Shanghai 0,23%. IHSG pada hari Jumat (27/05) ditutup menguat 2,07% ke level 7.026, dengan net buy sebesar Rp 1.37 triliun. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 1.383,9 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell sebesar Rp 13,1 miliar. Angka net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BBNI (Rp 232,7 miliar), BBRI (Rp 223,2 miliar), dan BBCA (Rp 218,8 miliar). Sementara itu, angka net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak TLKM (Rp 64,6 miliar), BUMI (Rp 40,5 miliar), dan BFIN (Rp 30 miliar). Top leading movers adalah BBRI, GOTO, dan BBCA, sedangkan AMRT, MIKA, dan KLBF menjadi top lagging movers.

BACA JUGA:   IHSG pada Pembukaan Perdagangan Positif

Terjadi penambahan 242 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada hari Minggu (29/5), namun dengan jumlah kasus sembuh yang meningkat lebih besar 262. Daily positive sebesar 0,9% dan overall positive rate sebesar 9,3% (recovery rate: 97,4%; kasus aktif: 2.952).

Pagi ini Kospi dibuka menguat 0,76% dan Nikkei 1,69%. “Kami memperkirakan IHSG akan menguat pada hari ini, seiring dengan sentimen beragam dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” demikian tertulis.

Previous Post

Pengguna Aplikasi Akseleran Lebihi 142.000

Next Post

Hari Ini: 2 Saham LQ45 Direkomendasikan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR