Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Jumat (03/06/2022) akhir pekan, berpotensi menguat.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.
Bursa saham AS hari Kamis (2/6) ditutup menguat, setelah penurunan dua hari berturut-turut. Dow Jones +1,33%, diikuti S&P500 1,84%, dan Nasdaq 2,69%. Data initial jobless claim turun menjadi 200 ribu (prev: 211 ribu) dan dibawah ekspektasi (214 ribu). Investor juga menanti data unemployment rate dan non-farm payrolls bulan Mei pada Jumat ini yang diperkirakan turun.
Pasar komoditas bergerak menguat. Tembaga menguat 5,3% ke level USD 457/ton, minyak WTI 2,2% ke level USD 117/bbl, emas 1,7% ke level USD 1.873/toz, CPO 1,7% ke MYR 6.465/ton, dan batubara 0,1% di level USD 354/ton.
Bursa Asia ditutup variatif mayoritas melemah pada perdagangan Kamis (2/6). Hang Seng -1,0%, Kospi 1,0%, Nikkei 0,2%, sementara Shanghai menguat 0,4%. IHSG ditutup flat 0,0% ke level 7.149. Total keseluruhan net foreign buy sebesar Rp 340,9 miliar. Net buy asing di pasar regular Rp 660,1 miliar dan net sell di pasar negosiasi Rp 319,2 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh ASII (Rp 246,9 miliar), ADRO (Rp 133,2 miliar), dan TINS (Rp 102,7 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh ADMR (Rp 245 miliar), BBRI (Rp 133,2 miliar), dan INTP (Rp 96,2 miliar).
Kasus Covid-19 di Indonesia ada penambahan 304 kasus baru kemarin (2/6), turun 17,4% dibandingkan hari sebelumnya dengan daily positive rate 0,7%. Recovery rate 94,4% dan kasus aktif 3.105 pada hari yang sama.
Dari dalam negeri, kemarin rilis data inflasi Indonesia bulan Mei naik menjadi 3,55% yoy (prev:3,47% yoy), (SSIf: 3,54% yoy, konsensus: 3,59% yoy), mencapai level tertinggi sejak Desember 2017, seiring akselerasi konsumsi selama perayaan Idul Fitri. Dari regional, pagi ini pasar Asia dibuka menguat, Nikkei 0,88% dan Kospi 0,77%. “IHSG diperkirakan menguat hari ini seiring pergerakan bursa global dan regional,” demikian tertulis.
