Jakarta-Thebusinessnews. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mengenjot upaya penambahan jumlah investor ritel.Salah satunya melalui sekolah pasar modal ( SPM) yang berlangsung di kota kota besar Indonesia.
Menurut Direktur BEI, Nicky Hogan bahwa pelaksanaan SPM tahun ini tak lagi menekankan pada sisi sosialisai namum sudah pada sisi pendalaman pasar (inklusi).Pasalnya peserta SPM diwajibkan ‘membayar ‘Rp100.000.” Dengan uang itu peserta langsung membuka rekening dana nasabah Saetelah mengikuti sesi pelatihan level 1.” Terang di gedung BEI Jakarta,Rabu(17/2/2016).
Peserta SPM kali ini kata dia, akan difasilitasi oleh 19 anggota bursa(AB). Setelaj mengikuti pelatihan level 1 maka pada level 2 si peserta akan membuka rekening dana nasabah .” Jadi hastagnya dengan uang Rp 100.000 peserta bisa pulang bawa saham.” Terang dia.
Sementara itu kapasitas ruang kelas mencapi 100 orang. Dari kapasitas itu Nicky berharap separuhnya saja terisi atau 50 .” Kali ini SPM ada 13 kelas sehingga dengan 50 orang maka sebulan ada 600 investor baru.” Terang dia
Selian itu kata dia, SPM tak hanya di laksanakan di Jakarta saja namum juga berlangsung di kota kota besar lainnya. ” SPM juga berlangsung di semua perwakilan BEI daerah.” Tutur dia
Langkah itu kata dia diharapkan dapat menambah jumlah investor pasar modal. Sebab pada tahun ini ditargetkan ada 200.000 investor baru .” Saat ini investor berjumlah 434.000 orang dan pada akhir tahun kami harap ada tambahan 200.000 orang.” Terang dia.(az)