Jakarta-Thebusinessnews. Indonesia Eximbank telah menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) II tahap VII senilai Rp 4,036 triliun, namum dalam kesempatan ini Indonesia Eximbank kehilangan kesempatan mendapatan imbal hasil atau kupon yang lebih murah sebagia akibat penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia 25 basis point (bps) menjadi tujuh persen.
Seperti diketahui Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuanya pada tanggal 18 Februari 2016, sementara penerbitan PUB II tahap VII Indonesia Eximbank seminggu sebelumnya .” Kalau kami terbitkan setelah pengumuman BI Rate maka kami akan mendapatkan kupon yanh lebih bagus ( rendah ).” Kata Direktur Pelaksana III Indonesia Eximbank, Basuki Setyadjid di Jakarta,Selasa(23/2/2016).
PUB II tahap VII terbit dengan tiga seri.Seri pertama Rp 657 miliar dengan tenor 370 hari berkupon 8,5 persen, seri kedua Rp 1,647 triliun dengan tenor tiga tahun berkupon 9,25 persen;seri ketiga Rp 1,732 triliun dengan tenor lima tahun berkupon 9,6 persen.
Basuki mengatakan bahwa penurunan BI Rate tidak bisa dipastikan oleh siapa pun,sementara kebutuhan pendanaan bagi Indonesia Eximbank mendesak menginggatkan akan kebutuhan ekspansi diawal tahun ini. ” Besok Pagi BI mau ngapain kita tidak tahu ,” ujar dia
Ia menceritakan, saat diumumkan pada masa penawaran PUB itu,dalam prospektus masih mengacu pada BI rate 7,25 persen tapi seminggu kemudian turun.” Waduh, cuma harganya masih sama dengan Obligasi BRI.” Ujar dia.
Selanjutnya untuk mendukung lajuekspansi 2016 dengan pertumbuhan 23 persen atau tambahan Rp 22 triliun, pihaknya akan menerbitkan kembali PUB III senilai Rp 6 triliun. “Dan sisanya akan menerbitkan utang valutas asing senilai Rp 12 triliun.” Ujar dia. (Az)