TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Diperkirakan masih Melemah

Agus Haryanto
14 July 2022 | 05:37
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness –  Indeks harga  saham gabungan di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan diperkirakan melemah.

Daily Research Report oleh Samuel Research Team menyatakan bahwa  IHSG Diperkirakan Bergerak Melemah.

Bursa AS semalam (13/7) ditutup melemah. DJIA -0,7%, S&P500 0,5%, Nasdaq 0,2%, seiring dengan tingginya angka inflasi bulan Juni (9,1%) yang merupakan level tertinggi dalam 41 tahun. Hal tersebut memicu kekhawatiran investor bahwa The Fed akan mengambil langkah yang lebih agresif dalam kenaikan suku bunga ke depan. 

Selain itu pelaku pasar akan menantikan data jobless claim yang akan dirilis nanti malam. Yield UST10Y turun ke level 2,9% dan USDIndex naik ke level 108,0.

Pasar komoditas terpantau bergerak bervariasi. Emas +0,5% menjadi USD 1.734/ toz, minyak 0,3% ke level USD 96/bbl, CPO 9,0% ke level RM 3.762/ton, sedangkan batu bara -2,2% ke level USD 429/ton.

Bursa Asia kemarin ditutup bervariasi, Shanghai +0,1%, Nikkei 0,5%, Kospi 0,5%, dan Hang Seng -0,2%. 

Di perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun 1,2% ke level 6.641, dengan net sell asing di pasar reguler Rp 872,8 miliar dan di pasar negosiasi Rp 7,2 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh ARTO (Rp 44,8 miliar), BOGA (Rp 44,5 miliar), dan AVIA (Rp 44,3 miliar). Sementara itu, net sell asing tertinggi dicatatkan oleh BBCA (Rp 268.5 miliar), BMRI (Rp 221,3 miliar), dan BBRI (Rp 142,3 miliar). Top leading movers adalah UNTR, ARTO, BRPT dan top lagging movers adalah BBCA, ASII, GOTO.

Terjadi penambahan 3.822 kasus baru COVID-19 kemarin dengan positivity rate sebesar 5,9% (recovery rate: 97,0%, kasus aktif: 23.787).

BACA JUGA:   Bursa Saham Melorot, Ini Kiat untuk Investor

Pagi ini pasar regional dibuka melemah, Nikkei 0,4% dan Kospi 0,5%. “Dengan sentimen dari bursa global dan regional, hari ini IHSG kami perkirakan akan bergerak melemah,” demikian tertulis.

Previous Post

Hingga Medio 2022, PT INTI Produksi 10 Ribu Set Top Box

Next Post

Pangdam III Siliwangi Kunjungi Objek Vital Nasional DAHANA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR