TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Diperkirakan akan Bergerak Sideways

Agus Haryanto
15 July 2022 | 05:02
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Jumat (15/7/2022) diperkirakan akan bergerak sideways.

Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul IHSG akan Bergerak Sideways Hari Ini.

Saham AS sebagian besar ditutup melemah pada Kamis (14/7). Dow Jones -0,46%, diikuti S&P500 0,30%, dan Nasdaq datar +0,03%. Hasil 2Q22 yang mengecewakan dari beberapa bank dan data inflasi yang panas membuat banyak investor percaya bahwa The Fed mungkin memilih untuk menaikkan suku bunga acuannya hingga 100 bps selama pertemuannya di akhir bulan. Indeks harga produsen (PPI) AS naik menjadi 11,3% yoy & 2,1% mom (sebelumnya: 10,9% yoy & 0,9% mom) di bulan Juni dan klaim pengangguran awal naik menjadi 244 ribu (sebelumnya: 235 ribu). Kumpulan data ekonomi AS lainnya, penjualan ritel Juni, akan dirilis hari ini (15/7).

Harga komoditas sebagian besar turun pada Kamis (14/7). CPO turun 5,8% menjadi MYR 3.544/ton, batu bara -4,2% pada USD 411/ton, tembaga -2,2% menjadi USD 323/ton, emas -1,5% menjadi USD 1.708 /toz, sementara minyak WTI +0,1% ke level USD 96/bbl.

Saham Asia ditutup bervariasi pada Kamis (14/7). Nikkei +0,6%, Shanghai -0,1%, Hang Seng -0,2%, dan Kospi -0,3%. IHSG naik 0,7% menjadi 6.690, dengan total net foreign sell sebesar Rp464,2 miliar (Rp485,1 miliar net sell di pasar reguler dan Rp20,9 miliar net buy di pasar negosiasi. Arus keluar asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh BBRI (Rp 275 miliar), diikuti oleh BMRI (Rp 131,3 miliar), dan BBCA (Rp 112,5 miliar), sedangkan arus masuk asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh PTBA (Rp 58,9 miliar), diikuti oleh TLKM (Rp 43,1 miliar). miliar), dan ASII (Rp34 miliar) Indeks EIDO relatif datar +0,09%.

BACA JUGA:   IHSG Terkena Aksi Ambil Untung

Sebanyak 3.584 kasus baru COVID-19 dilaporkan di Indonesia kemarin (14/7), dengan angka positif harian 5,7% (tingkat pemulihan: 97,0%, kasus aktif: 24.490).

Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan akan merilis neraca perdagangan Indonesia bulan Juni hari ini (15/7) (kontra: USD 3,5 miliar, sebelumnya: USD 2,9 miliar). Pasar regional dibuka lebih tinggi pagi ini, Nikkei +0,41% dan Kospi +0,55%. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways hari ini, karena sentimen yang beragam dari pasar global dan regional,” demikian tertulis.

Previous Post

Berikut Strategi Bisnis GELI di Era Pandemi

Next Post

IHSG Terkoreksi Tipis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR