Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Senin (08/8/2022) awal pekan ini berpotensi sideways.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Sideways.
Pada penutupan Jumat lalu (5/8), pasar AS bergerak cenderung melemah. Dow Jones menguat 0,23%, sedangkan S&P 500 melemah 0,16%, dan Nasdaq 0,5%. Perhatian pasar global pada minggu ini akan tertuju pada rilis data CPI Juli dengan ekspektasi ekonom akan berada di 8,7% namun dengan ekspektasi core CPI yang meningkat 0,5% mom. Selain dari rilis data CPI, beberapa perusahaan seperti Disney, Palantir, dan Spirit Airlines akan mengumumkan laporan keuangan 2Q22 nya.
Pasar komoditas terpantau bergerak cenderung menguat pada Jumat (5/8) kemarin. Minyak WTI melemah 0,01% ke level USD 88,53/bbl, Brent menguat 0,57% ke level USD 94,66/bbl, harga batubara melemah 6,23% ke level USD 361/ton, nikel menguat 1,17% ke level USD 22.470, dan CPO 2,03% ke level MYR 4.020. Harga emas terpantau melemah ke level USD 1.792/toz.
Bursa Asia bergerak menguat pada Jumat (5/8) kemarin. Kospi menguat 0,72%, Nikkei 0,87%, Hang Seng 0,14%, dan Shanghai 1,19%. IHSG pada hari Jumat (5/8) ditutup menguat 0,39% ke level 7.084, dengan net buy sebesar Rp 1,46 triliun. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy sebesar net buy Rp 1,3 triliun, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy Rp 160,3 miliar. Angka net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh TLKM (Rp 669,7 miliar), BBCA (Rp 461,4 miliar), dan UNVR (Rp 74,7 miliar). Sementara itu, angka net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BBRI (Rp 170 miliar), BUKA (Rp 78,5 miliar), dan INCO (Rp 34,3 miliar). Top leading movers adalah TLKM, BBCA, dan BBN, sedangkan UNTR, ADRO, dan BUKA menjadi top lagging movers.
Terjadi penambahan 4.279 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada hari Minggu (7/8) dengan jumlah kasus sembuh yang lebih banyak sebanyak 5.016. Daily positive sebesar 11,87%; overall positive rate: 9,07%; infection rate: 0,8%; recovery rate: 96,7%; kasus aktif: 49,048.
Pagi ini Nikkei dibuka melemah 0,33% sedangkan KOSPI dibuka menguat 0.58%. “Kami memperkirakan IHSG akan sideways pada hari ini, seiring dengan sentimen beragam dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” demikian tertulis.
