TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Diperkirakan Bergerak Menguat

Agus Haryanto
15 August 2022 | 06:58
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Senin (15/08/2022) awal pekan, diperkirakan bergerak menguat.

Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Bergerak Menguat.

Pada penutupan Jumat lalu (12/8), pasar AS bergerak menguat. DJIA +1,27%, S&P500 1,73%, dan Nasdaq 2,09%, seiring dengan rilisnya data ekonomi yang cukup positif dalam beberapa hari terakhir, Producer Price Index (PPI) menunjukkan penurunan 0,5% dibanding bulan sebelumnya (konsensus: +0,2%). Consumer Price Index (CPI) menunjukkan kenaikan 8,5% yoy pada Juli, cenderung flat dibandingkan bulan sebelumnya (konsensus: 8,7% yoy). Data-data tersebut tampaknya meyakinkan para investor bahwa inflasi telah mencapai titik puncaknya.

Pasar komoditas terpantau bergerak bervariasi, emas +0,6% menjadi USD 1.815,5/ toz, CPO 3,56% ke level RM 4.420 /ton, batu bara 1,43% ke level USD 403/ton, sedangkan minyak WTI -2,15% ke level USD 92,09/bbl.

Bursa Asia bergerak menguat pada Jumat (12/8) kemarin. Shanghai 0,15%, Hang Seng 0,46%, Nikkei 2,62%, dan Kospi +0,16%.

IHSG pada hari Jumat (12/8) ditutup melemah 0,43% ke level 7.129.28. Investor asing pada hari Jumat (12/8) mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 762,7 miliar. Pasar reguler asing mencatatkan net buy Rp 630,9 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy Rp 131,8 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (Rp 275 miliar), TLKM (Rp 126,1 miliar), dan ASII (Rp 120,9 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBRI (Rp 80,5 miliar), AMRT (Rp 27,4 miliar), dan ANTM (Rp 25,9 miliar). Adapun top sector gainer hari ini adalah sektor IDXINFRA, sementara yang menjadi top sector loser hari ini adalah sektor IDXTECH. Top leading movers emiten KLBF, ADRO, BUKA, sementara top lagging movers emiten GOTO, EMTK, ARTO.

BACA JUGA:   IHSG Diperkirakan Turun

Terjadi penambahan 4.442 kasus baru COVID-19 kemarin dengan positivity rate sebesar 14,11% (recovery rate: 96,7%, kasus aktif: 53.127).

Pagi ini pasar regional dibuka menguat, Nikkei +0,51%. “Kami memperkirakan IHSG akan menguat pada hari ini, seiring dengan sentimen menguat dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” demikian tertulis.

Previous Post

Belanja Iklan Semester Satu Naik Jadi Rp135 Triliun

Next Post

Saham Hari Ini: MD Pictures, Saratoga, BTN

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR