Jakarta, TopBusiness—Neraca perdagangan Indonesia Juli 2022 mengalami surplus US$4,23 miliar. Itu terutama berasal dari sektor nonmigas US$7,31 miliar, namun tereduksi oleh defisit sektor migas senilai US$3,08 miliar.
Hal itu dikatakan oleh Deputi Statistik dan Distribusi Badan Pusat Statistik RI (BPS), Setianto, dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube.
Nilai ekspor Indonesia Juli 2022 mencapai US$25,57 miliar atau turun 2,20 persen dibanding ekspor Juni 2022. Dibanding Juli 2021 nilai ekspor naik sebesar 32,03 persen.
“Sementara itu, nilai impor Indonesia Juli 2022 mencapai US$21,35 miliar, naik 1,64 persen dibandingkan Juni 2022 atau naik 39,86 persen dibandingkan Juli 2021,” kata dia.
