Jakarta, TopBusiness—Penggunaan PLTS (pembangkit listrik tenaga surya) rooftop di Indonesia naik pesat. Dalam empat tahun belakangan ini, penggunaan listrik rooftop bisa naik sekitar 1.300%.
Hal tersebut dikatakan oleh CEO Xurya Daya Indonesia, Eka Himawan, dalam sebuah seminar virtual yang digelar oleh ICDX, akhir pekan kemarin.
Ia mengatakan bahwa pihaknya telah memasang PLTS rooftop ke sejumlah perusahaan di Indonesia. Contohnya adalah Hotel Santika Palembang, LTC Glodok, Griya Idola, Monde Mahkota, Inti Keramik, dan lain-lain.
“Perusahaan seperti Inti Keramik, sadar tentang pentingnya dekarbonisasi. Maka, mereka menggunakan energi solar.”
Dalam hal tersebut, Xurya Daya memasang dan merawat sistem tersebut. “Perusahaan pengguna, tidak perlu keluar biaya instalasi. Namun perlu mengeluarkan biaya penggunaan listrik solar tersebut,” ia menjelaskan.
Eka juga mengatakan bahwa potensi energi solar di Indonesia bagus. Angka potensi tersebut sebesar 207.898 mw. Namun, kini yang sudah terpasang baru di 78,55 mw.
“Dukungan pemerintah Indonesia ke penggunaan energi solar,” ia mengatakan, “bisa dikatakan masih kurang kalau kita bandingkan dengan pemerintahan di negara lain.”
