TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BNI Akan Dapat Tambahan Likuiditas Rp 7 Triliun

Nurdian Akhmad
10 March 2016 | 16:50
rubrik: Finance
Jakarta-Thebusinessnews. PT BNI Tbk (BBNI) mengaku tidak khawatir dengan persoalan likuiditas, sebagai dampak dari penurunan suku bunga depositomaksimal 100 basis point(bps).
 Disamping itu ketatnya likuiditas juga disebabkan rencana pemerintah mendorong perusahaan asuransi dan dana pemerintah  untuk di tempatkan pada surat berharga negara (SBN)
.Direktur PT BNI Tbk (BBNI), Panji Irawan menyatakan  bahwa pihaknya akan melakukan langkah langkah dalam pengendalian kebutuhan likuditas.” Sehingga kami tidak khawatir adanya kekeringan likuiditas akibat dampak penarikan deposito setelah adanya penyesuaian suku bunga simpanan.” Ujar dia di Jakarta,Kamis ( 10/3/2016).
Ia menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan mendapat tambahan likuiditas setidaknya Rp 7 triliun. Dengan rincian,dampak penurunan giro wajib minimun (GWM) primer mata uang rupiah satu persen berlaku tanggal 16 Maret 2016 .” Jika GWM turun satu persen BNI akan ada tambahan likuiditas sekitar Rp 3 Triliun.” Terang dia.
Disamping itu pihaknya juga berencana menerbitkan NCD  (Negotiable Certificate deposit ) sebesar Rp 4 triliun.Penerbitan surat berharga itu akan dilakukan segera .”Saat ini masih menunggu persetujuan OJK ( Otoritas Jasa Keuangan).” Terang dia.
Pihaknya juga berencana akan memimjam dana dalam bentuk bilateral bond, mengenai jumlah rencana aksi korporasi terakhit r itu ia belum mau menyebutkannya .(az)
BACA JUGA:   Ini Komposisi Direksi dan Komisaris Bank Syariah Indonesia Tbk
Previous Post

BBNI Tebar Deviden Rp 122 Perlembar Saham

Next Post

2016, Bank Mandiri Targetkan Penyaluran KPR Hingga Rp 30,5 Triliun.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR