Jakarta, TopBusiness—Centrepark Citra Corpora melalui anak perusahaannya, Parkee, melakukan aksi korporasi dengan berinvestasi ke perusahaan lokal pengembang artificial intelligence (AI), Alfabeta. Investasi ini membuka peluang kolaborasi kedua perusahaan dalam pengembangan bisnis, termasuk membangun sistem perparkiran berbasis AI yang akan membanggakan Indonesia dan siap bersaing di kancah global.
Direktur Utama Centrepark Citra Corpora Charles Richard Oentomo dan Chief Executive Officer (CEO) Alfabeta Taufiq Wibowo sepakat membawa inovasi terbaru dalam sistem perparkiran di Indonesia. Atas dasar visi yang sama dalam pengembangan ekosistem sistem perparkiran di tanah air, Parkee dan Alfabeta telah menandatangani perjanjian pengalihan saham di Jakarta.
“Kami ingin ciptakan one stop solution untuk klien kami, seperti mall, airport, seaport, jadi mencakup berbagai identifikasi data, baik kendaraan maupun penggunanya. Teknologi ini akan terus berkembang,” kata Charles dalam keterangan tertulis untuk Majalah TopBusiness (3/4/2022).
Taufiq Wibowo menjelaskan bahwa latar belakang kerjasama ini karena Alfabeta memiliki sejumlah teknologi yang siap mendukung Parkee.
“Kami melihat kebutuhan teknologi cukup besar di industri yang sama dengan Parkee, ditambah kami juga punya banyak teknologi, seperti Automatic Number Plate Recognition (ANPR), lalu Vehicle Detection, Counting, & Tracking sampai Object Detection, Counting, dan Tracking. Dengan investasi ini, kami berharap Parkee dan Alfabeta bisa tumbuh lagi, bahkan tidak hanya menjawab kebutuhan di tingkat lokal, bahkan dunia,” kata Taufiq.
ANPR adalah teknologi yang mendeteksi pelat tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) dan mendaftarkan hasilnya secara otomatis ke dalam database pengguna. Sementara Vehicle Detection, Counting, & Tracking, ialah teknologi yang mendeteksi jenis kendaraan yang lewat, menghitung jumlahnya, dan melacak jalur yang dilewati.
Sedangkan Object Detection, Counting, & Tracking mendeteksi keberadaan dan pergerakan, serta menghitung jumlah objek yang berada di dalam jangkauan kamera.
Teknologi ini bukan hanya memberi manfaat bagi pengelola gedung, melainkan juga bagi pengguna parkir, yakni keamanan yang optimal. Setiap kendaraan yang masuk akan terdeteksi mulai dari pelat nomor, jenis, logo bahkan hingga warna kendaraannya. Sehingga, jika ada upaya mengubah nomor pelat di area parkir, bisa langsung terdeteksi.
“Saat data diverifikasi dan hasilnya sama, maka sistem itu akan otomatis mempersilakan kendaraan keluar. Jika tidak bisa, maka sistem akan memberi warning alarm dan akan memberitahu petugas keamanan. Jadi pengguna dipastikan bakal merasa aman,” kata Charles.
